Jennifer Lopez Panen Kecaman! Aksi Panggungnya Disebut Tak Sesuai Umur

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 28 Juli 2025 | 17:24 WIB
Jennifer Lopez menuai kritik usai tampil vulgar di konsernya yang bertajuk Up All Night Live Tour. (@jlo)
Jennifer Lopez menuai kritik usai tampil vulgar di konsernya yang bertajuk Up All Night Live Tour. (@jlo)

INSIBERNEWS — Penampilan terbaru diva pop dunia, Jennifer Lopez, dalam konser bertajuk "Up All Night Live Tour" di Eropa menjadi sorotan publik.

Bukan karena kemegahan pertunjukannya, melainkan lantaran aksi panggungnya yang dinilai terlalu vulgar dan dianggap tidak mencerminkan usianya yang kini menginjak 55 tahun.

Dalam salah satu penampilan di panggung, Jennifer yang akrab disapa JLo mengenakan bodysuit putih super ketat yang dipenuhi potongan cut-out di beberapa bagian tubuhnya. Kostum tersebut memperlihatkan lekuk tubuhnya secara mencolok.

Baca Juga: Ruben Onsu Tanggapi Kedekatan Sarwendah dan Giorgio: Saya Ga Cemburu

Aksi panggungnya pun tak luput dari kritik, terutama saat dirinya terlihat merangkak di atas panggung sambil dikelilingi para penari pria bertelanjang dada.

Aksi tersebut menuai reaksi beragam dari penonton dan netizen. Banyak yang menilai bahwa penampilan JLo lebih menonjolkan unsur sensualitas dibandingkan dengan kemampuan musikalitasnya.

Sebagai penyanyi dengan reputasi tinggi, hal ini dipandang mengecewakan oleh sebagian penggemarnya yang telah mengikuti kariernya selama puluhan tahun.

Baca Juga: Bertemu di Malaysia, Pemimpin Thailand-Kamboja Bahas soal Gencatan Senjata di Tengah Konflik Panas

Tak sedikit pula netizen yang membandingkan penampilan JLo dengan penyanyi muda seperti Sabrina Carpenter, yang saat ini sedang naik daun.

Meski sama-sama tampil dalam balutan kostum seksi, Sabrina dianggap lebih relevan karena masih berada dalam usia dua puluhan dan menyasar target penonton yang lebih muda.

Beberapa warganet menyampaikan kritik tajam di media sosial, menyebut upaya JLo mengikuti tren generasi muda sebagai "gagal" dan "dipaksakan".

Baca Juga: Yuri SNSD Mendadak Jadi Instruktur Yoga, Donasi Ratusan Juta Demi Anjing Terlantar!

Bahkan, ada yang menyayangkan jika idolanya yang dulu dianggap panutan kini memberikan contoh yang dianggap keliru untuk generasi muda, terutama dalam hal standar berpakaian dan sikap panggung.

Meski begitu, tak sedikit juga penggemar yang membela sang bintang. Mereka menilai bahwa JLo berhak mengekspresikan diri dalam bentuk apa pun di atas panggung, mengingat ia telah berkontribusi besar dalam dunia hiburan dan dikenal sebagai ikon pop yang penuh energi.

“Usia hanya angka,” tulis salah satu penggemar di Twitter. “Jennifer Lopez tetap luar biasa dan inspiratif!”

Baca Juga: Berbeda dengan Kemewahan Ria Ricis, Teuku Ryan Siapkan Ulang Tahun Moana Secara Sederhana

Jennifer Lopez, yang dikenal lewat hits seperti "On The Floor", "Let’s Get Loud", dan "Ain’t It Funny", telah membangun karier yang cemerlang selama lebih dari tiga dekade.

Ia memulai debutnya sebagai penari Fly Girl dalam acara In Living Color sebelum akhirnya menembus dunia film dan musik.

Selain dikenal sebagai penyanyi, JLo juga sukses sebagai aktris Hollywood dan pengusaha. Ia pernah membintangi film-film laris seperti Selena, The Wedding Planner, hingga Hustlers. Di balik layar, ia juga menjalankan berbagai bisnis, termasuk lini kosmetik, fashion, dan produksi film.

Baca Juga: Penyaluran KPR Subsidi Program 3 Juta Rumah Didominasi FLPP, BRI Perkuat Komitmen Tingkatkan Akses Hunian Terjangkau

Tak hanya itu, JLo juga dikenal sebagai simbol ketangguhan perempuan Latin di industri hiburan Amerika.

Ia telah berkali-kali membuktikan bahwa dirinya mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan dunia musik dan film, serta terus memperbarui diri agar tetap relevan.

Namun, perjalanan karier panjang tersebut ternyata tidak menjamin kebal terhadap kritik publik.

Baca Juga: Prediksi Line Up Filipina vs Thailand di Perebutan Ketiga Piala AFF U23 2025, Pemain Mana yang Bakal Diturunkan?

Banyak pihak merasa bahwa JLo perlu lebih bijak dalam menyesuaikan penampilannya, terlebih karena kini ia telah menjadi ibu dan panutan banyak orang. Mereka berharap JLo tetap tampil memukau tanpa harus mengandalkan keseksian berlebih.

Dalam beberapa wawancara sebelumnya, JLo pernah mengatakan bahwa dirinya tidak ingin dibatasi oleh usia. Ia percaya bahwa wanita bisa tetap kuat, cantik, dan aktif di usia berapa pun.

Namun, perdebatan publik kali ini tampaknya menunjukkan adanya perbedaan perspektif antara kebebasan berekspresi dengan norma sosial yang berlaku.

Baca Juga: Perebutan Peringkat Tiga Piala AFF U23 2025: Ini Prediksi Skor Filipina vs Thailand

Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Jennifer Lopez mengenai kritik yang mengarah kepadanya dalam konser di Eropa tersebut.

Namun yang jelas, aksi panggungnya kembali menjadi bahan diskusi hangat di kalangan publik, terutama terkait bagaimana seharusnya figur publik menyikapi ekspektasi dan sorotan masyarakat terhadap mereka.

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X