INSIBERNEWS- Mitos dan kepercayaan mengenai kucing hitam pun beragam. Ada yang menganggap kucing hitam sebagai pertanda sial atau buruk, tapi ada pula kebudayaan yang menganggap kucing hitam sebagai pertanda baik.
Ingin tahu apa saja mitos-mitos seputar kucing hitam? Ini penjelasannya.
Sebagai jelmaan dari penyihir hitam
Pada masa Abad Pertengahan di Eropa dan Amerika, kucing hitam kerap dikaitkan dengan praktik ilmu hitam hingga penyihir.
Kucing hitam yang berkeliaran pada waktu malam di masa-masa tersebut dianggap sebagai jelmaan penyihir hitam yang sedang menyamar, peliharaan penyihir yang dilepas, hingga iblis berbentuk hewan yang dikirim penyihir untuk memata-matai manusia.
Karena mitos tersebut, saat ini banyak cerita fantasi yang menggunakan kucing hitam sebagai simbol ilmu sihir. Kucing hitam juga populer saat perayaan Halloween di Amerika.
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Website dan Aplikasi yang Bisa Cek Produk Terafiliasi Israel
Pertanda kesialan
Tak hanya dikaitkan dengan ilmu sihir, kucing hitam banyak dianggap sebagai pertanda kesialan. Bahkan, beberapa kebudayaan kuno percaya bahwa kucing hitam merupakan pertanda datangnya kematian.
Misalnya, pada abad ke-16 di Italia, orang yang sedang sakit dianggap akan cepat mati jika didatangi oleh kucing hitam.
Sementara itu, di Amerika Utara, kucing hitam yang berpapasan atau melewati Anda kerap dianggap sebagai pertanda kesialan yang akan datang. Ada pula yang percaya bahwa kucing hitam yang muncul saat acara pemakaman menandakan akan ada seorang lagi yang meninggal.
Untungnya, semua anggapan tersebut hanyalah mitos sehingga tak perlu dipercaya.
Pertanda keberuntungan
Kucing hitam tidak selalu dianggap sebagai pertanda kesialan. Di beberapa negara, kucing hitam justru dianggap sebagai pertanda datangnya keberuntungan.