INSIBERNEWS - Aroma dupa yang tajam bercampur lantunan mantra memenuhi udara perbukitan Kota Lima, Peru, pada Senin (29/12/2025). Di lokasi ini, sekelompok dukun dan penyembuh tradisional menggelar ritual mistis tahunan yang diyakini mampu membaca arah nasib dunia pada tahun mendatang.
Ritual tersebut bukan sekadar tradisi spiritual, melainkan agenda yang telah berlangsung puluhan tahun. Para peserta mengenakan pakaian seremonial, membawa benda-benda simbolik, serta menggunakan daun koka, dupa, dan jimat sebagai sarana penerawangan. Tahun ini, fokus ramalan mereka tertuju pada dinamika politik global dan para pemimpin dunia.
Baca Juga: Harga Minyak Tertahan di Tengah Ketegangan Global, Pasar Cermati Konflik Ukraina dan Timur Tengah
Salah satu sosok sentral dalam ritual itu adalah Juan de Dios Garcia, dukun senior yang dipercaya memimpin pembacaan pertanda. Ia menyebut, hasil penerawangan untuk 2026 membawa sejumlah isyarat yang dianggap mengkhawatirkan, terutama bagi Amerika Serikat.
“Amerika Serikat perlu bersiap. Donald Trump akan menghadapi masalah kesehatan yang serius,”ujar Garcia dengan nada tegas, seperti dikutip kantor berita Reuters.
Pernyataan tersebut langsung menyedot perhatian, mengingat Trump merupakan figur politik yang terus menjadi sorotan dunia. Meski ramalan ini bersifat spiritual dan tidak berbasis medis, para dukun meyakini tanda-tanda yang mereka baca berkaitan dengan ketidakseimbangan energi dan tekanan besar yang akan dihadapi sang presiden.
Baca Juga: Kapolri Tinjau Lokasi Huntap di Aceh Tamiang, 300 Rumah Disiapkan untuk Korban Bencana
Tak berhenti pada isu kesehatan Trump, ritual mistis itu juga menyinggung kondisi politik Amerika Latin. Venezuela disebut-sebut akan mengalami perubahan besar pada 2026, yang oleh para dukun diartikan sebagai berakhirnya era kekuasaan Nicolas Maduro.
Menurut mereka, tanda-tanda kejatuhan rezim terlihat dari simbol-simbol alam yang muncul selama ritual, mulai dari arah asap dupa hingga pola pembakaran persembahan.
Penafsiran ini kemudian diterjemahkan sebagai isyarat pergolakan politik dan perubahan kepemimpinan di negara tersebut.
Baca Juga: Negara Tanggung Biaya Jembatan Bailey dan Operasi TNI di Lokasi Bencana Sumatra
Tradisi ramalan akhir tahun di Peru memang kerap menarik perhatian internasional. Setiap tahunnya, hasil ritual ini sering kali menyentuh isu-isu global, dari konflik internasional hingga nasib para tokoh dunia, meski tentu tidak dapat diverifikasi secara ilmiah.
Bagi masyarakat setempat, ritual ini lebih dimaknai sebagai refleksi spiritual dan pengingat akan ketidakpastian masa depan. Sementara bagi dunia luar, ramalan tersebut menjadi cerita unik tentang bagaimana kepercayaan tradisional masih hidup dan berdampingan dengan dinamika politik modern.***