INSIBERNEWS - Timnas Indonesia dipastikan tetap menjalani dua pertandingan uji coba internasional dalam kalender FIFA Match Day September 2025. Kepastian ini muncul setelah Taiwan resmi menggantikan Kuwait yang sebelumnya mendadak membatalkan laga melawan skuad Garuda.
Menurut rilis resmi PSSI, Kuwait menarik diri secara sepihak melalui surat yang masuk pada Kamis, 21 Agustus 2025. Keputusan itu cukup mengejutkan karena selama ini partai melawan Kuwait sudah dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 5 September mendatang.
Baca Juga: Guru SMP di Bekasi Jadi Tersangka Pencabulan Siswi, Terancam 15 Tahun Penjara
“Pertandingan FIFA Match Day Timnas Indonesia melawan Kuwait terpaksa tidak terlaksana karena pembatalan sepihak secara mendadak dari pihak FA Kuwait lewat surat kepada PSSI pada tanggal 21 Agustus lalu,” tulis PSSI dalam keterangannya, Rabu (27/8).
Meskipun ada pembatalan, PSSI bergerak cepat mencari lawan pengganti. Taiwan akhirnya dipilih untuk mengisi slot kosong tersebut.
Dengan begitu, agenda uji coba Garuda tetap berlangsung dua kali, yakni menghadapi Taiwan pada 5 September dan Lebanon pada 8 September.
Baca Juga: KPK Temukan Uang Dolar di Rumah 'Sultan' IBM, Terseret Kasus Pemerasan Sertifikat K3
Taiwan saat ini menempati peringkat 172 FIFA, jauh di bawah Indonesia yang berada di posisi 126 dunia. Meski begitu, kehadiran mereka diharapkan tetap memberi pengalaman berharga bagi anak asuh Shin Tae-yong, terutama untuk menjaga ritme sebelum laga penting kualifikasi Piala Dunia.
Laga menghadapi Taiwan juga bakal menjadi ajang bagi pelatih Shin Tae-yong untuk mencoba rotasi pemain. Beberapa nama baru kemungkinan akan mendapat kesempatan tampil sejak menit awal agar bisa menunjukkan kualitasnya di level internasional.
Baca Juga: Program MBG Butuh 6 Ribu Ton Beras Per Hari, Siap Layani Puluhan Juta Penerima
Sementara itu, pertandingan kedua melawan Lebanon diprediksi bakal lebih menantang. Lebanon berada di peringkat 108 FIFA dan dikenal memiliki gaya permainan keras serta disiplin. Pertemuan ini diyakini bisa menjadi tolok ukur kesiapan Indonesia menghadapi lawan-lawan yang lebih tangguh di ajang resmi.
Antusiasme suporter juga diperkirakan tetap tinggi meskipun Kuwait batal hadir. Gelora Bung Tomo diyakini akan penuh dukungan ribuan pendukung Garuda yang ingin menyaksikan langsung perjuangan tim kesayangan mereka.
Baca Juga: XL Axiata Tekor Rp1,22 Triliun di Semester I, Pendapatan Naik tapi Beban Membengkak
Dengan agenda uji coba yang tetap terjaga, Timnas Indonesia diharapkan bisa memaksimalkan kesempatan ini untuk memperbaiki peringkat FIFA sekaligus mematangkan strategi menjelang laga-laga penting di kualifikasi Piala Dunia mendatang.
Artikel Terkait
Kemacetan Jabodetabek Bikin Rugi Rp100 Triliun, Rano Karno Minta Warga Beralih ke Transportasi Umum
Kursi Wamenaker Kosong, Istana Pastikan Penggantinya Hak Prerogatif Presiden
Gibran Tegaskan IKN Jadi Simbol Pemerataan Pembangunan, Bukan Sekadar Pindah Istana
Turunnya BI Rate Bikin Kredit Lebih Ringan, OJK: Kepercayaan Publik Menguat
BRI Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan di Indonesia dengan Salurkan Bantuan Beasiswa bagi Pelajar
Danantara Dorong Talenta Eksekutif Lewat Program Pelatihan Kelas Dunia
XL Axiata Tekor Rp1,22 Triliun di Semester I, Pendapatan Naik tapi Beban Membengkak
Program MBG Butuh 6 Ribu Ton Beras Per Hari, Siap Layani Puluhan Juta Penerima
KPK Temukan Uang Dolar di Rumah 'Sultan' IBM, Terseret Kasus Pemerasan Sertifikat K3
Guru SMP di Bekasi Jadi Tersangka Pencabulan Siswi, Terancam 15 Tahun Penjara