INSIBERNEWS - Kong Lyhour menjadi sorotan setelah menerima kartu kuning dalam laga antara Kamboja melawan Vietnam di ajang Piala AFF U23 2025. Aksi kerasnya saat berusaha menghentikan serangan lawan membuat wasit tak ragu mengeluarkan kartu.
Pemain muda ini memang tampil cukup berani di lini tengah Kamboja. Meskipun timnya kalah, Kong Lyhour tetap menunjukkan semangat juang tinggi di sepanjang pertandingan.
Kartu kuning tersebut merupakan satu-satunya yang ia terima sepanjang fase grup. Ia dianggap cukup disiplin dalam menjaga permainannya meski bertugas di sektor yang penuh tekanan.
Baca Juga: TRAGIS! Anggota TNI di Medan Tega Bunuh Istri, Korban Ditusuk 3 Kali hingga Tewas
Nama lengkapnya adalah Kong Lyhour. Ia merupakan salah satu gelandang bertahan andalan Kamboja U23 yang mulai dikenal publik sejak turnamen regional ini berlangsung.
Kong Lyhour lahir pada 14 Februari 2004. Artinya, saat ini usianya baru menginjak 21 tahun dan masih tergolong sangat muda untuk level internasional.
Dengan tinggi badan sekitar 172 cm dan postur yang atletis, ia mampu bersaing di lini tengah melawan lawan-lawan yang secara fisik lebih besar. Kecepatannya dalam menutup ruang juga jadi keunggulan.
Baca Juga: Lolos Sebagai Juara Grup C Piala AFF U23 2025, Berapa Poin yang Didapatkan Thailand?
Ia mulai meniti karier di akademi sepak bola lokal di Phnom Penh. Bakatnya tercium pelatih tim muda nasional sejak usia 17 tahun.
Saat ini, Kong Lyhour bermain untuk salah satu klub di Liga Utama Kamboja. Meski belum terlalu dikenal secara luas, performanya perlahan menarik perhatian.
Laga melawan Vietnam mungkin jadi panggung awal bagi karier internasionalnya. Meski Kamboja gagal melaju ke semifinal, kontribusinya tetap diapresiasi.
Baca Juga: Berapa Peringkat FIFA Semifinalis Piala AFF U23 2025? Cek Ranking Terbarunya
Sikapnya di lapangan yang tidak mudah menyerah dan disiplin menjadi nilai lebih. Ia diyakini akan jadi aset penting bagi tim senior Kamboja di masa depan.
Penerimaan kartu kuning menjadi pelajaran penting dalam kariernya. Ia harus belajar mengontrol emosi dan waktu dalam melakukan tekel.
Artikel Terkait
Lesti Kejora Menangis di MK Soal UU Hak Cipta, Begini Tanggapan Hotman Paris
Berawal dari Dapur Rumah Hingga Tembus Pasar Global, Usaha Sambal Ini Tumbuh Lewat Pemberdayaan BRI
Dianggap Mengganggu dan Diharamkan, Sound Horeg Justru Mau Dilombakan Bupati Blitar?
'Saya Sudah Jadi Perempuan' Pengakuan Mengejutkan Oscar Lawalata di Podcast Grace Tahir
Jatuh usai Tergelincir, Dua Pengendara Motor Meninggal Dunia Terlindas Truk