Ia menambahkan bahwa ajang ini menjadi peluang besar bagi UMKM untuk lebih dikenal di tingkat global. Ia optimistis bahwa produk berbasis aromaterapi memiliki potensi kuat untuk bersaing dengan merek internasional.
“Saya berharap produk UMKM kami bisa lebih dikenal di mancanegara, terutama karena terinspirasi dari Bali, seperti Seminyak, Ubud, dan Canggu. Saya ingin membawa produk ini agar bisa bersaing di pasar internasional” tambahnya.
Direktur Commercial, Small, and Medium Business BRI Amam Sukriyanto menegaskan bahwa BRI terus memperkuat ekosistem UMKM agar lebih siap menghadapi persaingan global.
“BRI memahami bahwa untuk dapat bersaing di pasar internasional, UMKM tidak hanya membutuhkan produk berkualitas, tetapi juga strategi pemasaran yang tepat dan akses ke jejaring bisnis global. Produk seperti Balee Scents menunjukkan bagaimana UMKM Indonesia mampu berinovasi dan memiliki daya saing di pasar global," ujar Amam.
"Oleh karena itu, BRI berkomitmen untuk memberikan dukungan menyeluruh bagi UMKM, baik dalam peningkatan kapasitas bisnis, penguatan daya saing, hingga bantuan perluasan pasar melalui berbagai inisiatif strategis,” lanjutnya.
Dari sisi kinerja usaha, Balee Scents mencatat pertumbuhan omzet yang signifikan setiap tahunnya. Musim penjualan seperti Lebaran dan Natal menjadi momen dengan permintaan tertinggi, di mana Balee Scents pernah mencapai omzet hingga Rp100 juta dalam satu periode.
Baca Juga: Rekomendasi Sofa Multifungsi untuk Tampilan Estetik Ruang Keluarga Desain Minimalis Modern
Dengan adanya BRI UMKM EXPO(RT) 2025, diharapkan pencapaian ini dapat terus meningkat dengan memperluas pasar ke skala internasional. Saat ini, produk Balee Scents dapat ditemukan melalui Instagram @BaleeScents serta di marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.
Sebagai informasi BRI UMKM EXPO(RT) 2025 merupakan upaya BRI dalam membuka akses pasar global bagi UMKM Indonesia.
Program ini memberikan peluang bagi UMKM terpilih untuk terhubung dengan calon pembeli internasional serta mendapatkan pendampingan dan pelatihan guna meningkatkan daya saing di kancah global.