news

Sebenarnya Apa Itu Rip Current yang Sebabkan Belasan Siswa SMP 7 Mojokerto Tenggelam?

Kamis, 30 Januari 2025 | 14:16 WIB
Mengenal Rip Current yang menewaskan siswa SMP 7 Mojokerto (Akun X @zakiberkata)

INSIBERNEWS - Belasan siswa SMP 7 Mojokerto yang tenggelam saat berenang di Pantai Drini diduga karena adanya RIP current.

RIP current merupakan fenomena alami yang sering terjadi di pantai-pantai yang memiliki gelombang besar dan kedalaman perairan yang bervariasi.

Arus di area RIP current ini merupakan aliran air yang mengalir dengan kuat dari bibir pantai kembali ke laut.

Baca Juga: Kasus Pagar Laut Tangerang, Enam Pejabat BPN Dicopot dari Jabatannya

Meskipun sering kali tidak terlihat dengan jelas, keberadaannya sangat berbahaya bagi pengunjung pantai.

Terutama bagi mereka yang tidak tahu cara menghadapinya.

Dilansir INsibernews dari akun X @zakiberkata (30/1/2025), berbeda dengan arus bawah air yang dapat menarik orang tenggelam, RIP current bekerja dengan cara menyeret orang yang terjebak ke tengah laut.

Baca Juga: Putri Beatrice Sambut Kelahiran Anak Kedua, Athena Elizabeth Rose

Arus ini terbentuk ketika gelombang laut yang datang tidak dapat sepenuhnya diserap oleh pantai, menciptakan saluran sempit di mana air mengalir kembali ke laut dengan sangat cepat.

Kecepatan arus rip dapat mencapai 1 hingga 2 meter per detik, bahkan lebih, yang cukup kuat untuk menarik orang menjauh dari pantai.

Meskipun arus rip tidak menarik korban ke bawah, namun arus yang kuat ini bisa menyebabkan perenang merasa kelelahan saat berusaha melawan tarikannya.

Baca Juga: Pemprov DKI Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Cegah Banjir, Ribuan Warga Sudah Mengungsi

Kelelahan ini merupakan salah satu penyebab utama tenggelam.

Karena banyak korban yang berjuang keras untuk berenang kembali ke pantai, tanpa mengetahui bahwa cara terbaik untuk keluar dari arus ini.

Halaman:

Tags

Terkini