INSIBERNEWS – Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri (RS Polri) terus menerima kantong jenazah dari korban kebakaran yang melanda Glodok Plaza, Jakarta Barat, pada 15 Januari lalu.
Hingga Rabu (29/1), total 14 kantong jenazah telah diterima untuk dilakukan proses identifikasi.
Baca Juga: Israel Perintahkan UNRWA Tutup Kantor di Yerusalem, Sebab Ancam Puluhan Ribu Warga Palestina
Kepala RS Polri, Brigjen Polisi Prima Heru Yulihartono, mengungkapkan bahwa kantong jenazah pertama diterima pada 16 Januari pukul 16.00 WIB, diikuti oleh beberapa tambahan kantong jenazah dalam beberapa hari setelahnya.
“Sampai kemarin (29/1), kami sudah menerima 14 kantong jenazah korban kebakaran Glodok Plaza,” ujar Brigjen Prima saat dihubungi, Kamis (30/1).
Baca Juga: Tragis! Satu Tahun Ditelantarkan Suami, Ibu Muda di Palembang Meninggal dalam Kondisi Memprihatinkan
Dari seluruh jenazah yang diterima, pihak rumah sakit telah mengambil 32 sampel DNA dari 11 kantong untuk membantu proses identifikasi. Sementara itu, dua kantong jenazah terbaru 13 dan ke 14 masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.
Brigjen Prima menegaskan bahwa pengambilan sampel tambahan mungkin diperlukan guna memastikan identitas korban dengan lebih akurat.
Baca Juga: Manchester City Sikat Club Brugge 3-1, Lolos ke Babak Playoff Liga Champions
Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan (Labdokkes) RS Polri, Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti, menjelaskan bahwa identifikasi dilakukan dengan pemeriksaan jaringan otot hingga rambut, mengingat kondisi jenazah yang sulit dikenali.
“Post mortem kali ini cukup menantang karena hampir semua bagian tulang terdegradasi. Oleh karena itu, kami harus mencari jaringan yang masih bisa digunakan, seperti otot, kulit, atau rambut,” ujar Sumy dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (24/1).
Baca Juga: Kim Jong Un Perintahkan Penguatan Nuklir, Sebut 2025 Jadi Tahun Krusial
Dari seluruh korban yang hilang, hingga kini tiga orang telah berhasil diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA dan medis. Mereka adalah Zukhi Fitria Rahdja (42), Aulia Belinda Kurapak (28), dan Osima Yukari (29).
Sementara itu, proses identifikasi terhadap jenazah lainnya masih terus dilakukan. Pihak keluarga korban yang belum ditemukan diimbau untuk bersabar dan tetap berkoordinasi dengan pihak rumah sakit guna membantu mempercepat proses identifikasi.