INSIBERNEWS - Diduga terjadi pemerasan terhadap tersangka tindak pidana di Satreskrim Jakarta Selatan (Jaksel).
Pemerasan tersebut diduga dilakukan oleh eks Kasat Reskrim Jaksel pada tersangka kasus pembunuhan.
Isu mengenai pemerasan yang dilakukan oleh eks Kasat Reskrim Jaksel AKBP Bintoro diungkap oleh Ketua Indonesia Police Watch.
Tersangka yang diduga diperas adalah anak bos jaringan klinik laboratorium Prodia yang terseret kasus pembunuhan.
Kasus bermula ketika terjadi pembunuhan remaja pada April 2024 yang para tersangkanya merupakan anak dari bos Prodia.
AKBP Bintoro diduga meminta uang sebesar Rp5 miliar kepada para tersangka pembunuhan.
Hal tersebut dilakukan oleh AKBP Bintoro dengan iming-iming bahwa kasus akan dihentikan penyelidikannya.
Namun ketika bos Prodia telah memberikan uang sebesar Rp5 miliar kepada AKBP Bintoro penyelidikan kasus tetap dilanjutkan.
Dengan demikian maka bos Prodia merasa ditipu oleh AKBP Bintoro.
Akhirnya bos Prodia memutuskan untuk menggugat AKBP Bintoro secara perdata.