“Warga Palestina tidak akan meninggalkan tanah dan tempat-tempat suci mereka,” ujar Mahmoud Abbas.
Di sisi lain, Anggota Biro Politik Hamas Basem Naim menilai bahwa usul yang dikeluarkan oleh Donald Trump ini merupakan aksi pengusiran warga Gaza dengan kedok rekonstruksi.
Basem Naim menilai bahwa tawaran dari Donald Trump tersebut hanya berkedok niat baik saja.
“Tidak akan menerima tawaran atau solusi apa pun, bahkan jika (tawaran semacam itu) tampaknya memiliki niat baik dengan kedok rekonstruksi, seperti yang diumumkan dalam proposal Presiden AS Trump,” ungkap Basem Naim.***