news

Donald Trump Bebaskan Ribuan Pelaku Penyerangan Capitol 6 Januari 2021 yang Merupakan Aksi Pendukungnya

Sabtu, 25 Januari 2025 | 13:30 WIB
Pelaku penyerangan Capitol 2021 dibebaskan oleh Donald Trump (Instagram @realdonaldtrump)

INSIBERNEWS - Donald Trump saat ini kembali menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) dengan berbagai kebijakan kontroversial.

Salah satu kebijakan kontroversial yang dikeluarkan oleh Donald Trump adalah dengan membebaskan pelaku penyerangan Capitol.

Aksi penyerangan Gedung Capitol di Washington DC dilakukan pada 6 Januari 2021.

Baca Juga: Komisi X DPR Minta Usulan Perizinan Tambang untuk Kampus Dikaji Terlebih Dahulu

Dilansir INsibernews dari laman Al Jazeera (25/1/2025), Donald Trump telah memerintahkan Jaksa Agung untuk menolak semua dakwaan yang tertunda.

Diketahui bahwa penyerangan tersebut dilakukan sebagai aksi kelompok pendukung Trump.

Penyerangan Capitol bertujuan untuk menggagalkan pengesahan hasil pemilu AS 2020.

Baca Juga: Anak dari Orang Tua Bercerai Berisiko Lebih Tinggi Alami Stroke di Masa Dewasa

Pada saat itu hasil pemilu memiliki hasil akhir kemenangan untuk Joe Biden.

Aksi ini dipicu oleh klaim palsu Trump bahwa pemilu 2020 telah dicurangi dan hasilnya harus dibatalkan.

Para pendemo berusaha menghalangi proses pengesahan kemenangan Joe Biden sebagai Presiden terpilih oleh Kongres AS.

Baca Juga: Bandar Sabu 'Licin' di Garut Akhirnya Tertangkap, Polisi Amankan 29 Paket Sabu

Mereka merusak pintu-pintu gedung, berlari ke dalam ruangan, dan menyebabkan kekacauan yang mengakibatkan penghentian sesi pengesahan pemilu sementara.

Penyerangan ini mencerminkan ketegangan politik yang semakin tinggi di Amerika Serikat.

Halaman:

Tags

Terkini