INSIBERNEWS - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri sempat didemo oleh para pegawai Kemendikti.
Sebelumnya, terjadi demo besar-besaran di Gedung Kemendikti Saintek pada Senin (20/1/2025).
Demo dilakukan oleh para pegawai Dikti atas dasar rasa solidaritas karena diduga Menteri melakukan tindakan arogan kepada pegawai.
Baca Juga: Kebakaran di Gempol, Jakarta Pusat Hanguskan 500 Rumah dan Sebabkan 1.700 Korban Terdampak
Oleh karena itu pegawai Dikti menuntut keadilan dan pertanggungjawaban Mendikti Saintek Satryo Soemantri.
Terpampang sejumlah banner dalam aksi demo tersebut salah satunya bertuliskan “Pak Presiden, selamatkan kami dari menteri pemarah, suka main tampar dan main pecat,”.
Para pegawai menilai tindakan menteri tersebut tidak mencerminkan integritas dan tanggung jawab yang seharusnya dimiliki oleh seorang pejabat publik.
Dalam aksi demo, para pegawai mencegat mobil dinas Satryo Soemantri dan memintanya untuk dari mobil.
Di sisi lain, Satryo Soemantri membantah bahwa dirinya melakukan sikap arogan dan penamparan pegawai.
Satryo Soemantri menduga bahwa demo terjadi lantaran terdapat sejumlah pegawai yang tidak terima dengan adanya mutasi besar-besaran.
Baca Juga: Sempat Diterpa Rumor Pacaran, Lee Saerom dan Lee Chanyuk AKMU Kini Dikabarkan Putus
Kemendikti saat ini memang sedang melakukan mutasi besar-besaran guna menghemat anggaran.