INSIBERNEWS - Terjadi demo besar-besaran di Gedung Kemendikti Saintek pada Senin (20/1/2025).
Demo dilakukan oleh para pegawai DIKTI atas dasar rasa solidaritas karena diduga Menteri melakukan tindakan arogan kepada pegawai.
Oleh karena itu pegawai DIKTI menuntut keadilan dan pertanggungjawaban Mendikti Saintek Satryo Soemantri.
Baca Juga: Siap-siap! Lee Min Ho Bakal Gelar Fanmeeting di Jakarta Bulan Mei Mendatang
Terpampang sejumlah banner dalam aksi demo tersebut salah satunya bertuliskan “Pak Presiden, selamatkan kami dari menteri pemarah, suka main tampar dan main pecat,”.
Para pegawai menilai tindakan menteri tersebut tidak mencerminkan integritas dan tanggung jawab yang seharusnya dimiliki oleh seorang pejabat publik.
Dalam aksi demo, para pegawai mencegat mobil dinas Satryo Soemantri dan memintanya untuk dari mobil.
Dilansir INsibernews dari Instagram @narasinewsroom (20/1/2025), salah satu pegawai DIKTI mengaku dipecat dengan tidak sesuai prosedur.
Alasan pemecatan pun sepele, karena seorang pegawai dinilai lambat dalam menjalankan tugas memasang wifi di rumah dinas Satryo Soemantri.
Bahkan pemecatan pegawai tersebut hanya dilakukan via pesan WhatsApp saja.
Menurut penuturannya, ini bukan kali pertama Satryo Soemantri bersikap arogan kepada pegawai.