INSIBERNEWS - Ribuan remaja putri di Kabupaten Karawang dilaporkan mengidap anemia.
Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang mengungkapkan, penyebab anemia ini berasal dari pola makan yang tidak sehat karena tidak memperhatikan zat gizi yang terkandung di dalamnya.
Kepala bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Karawang, dr. Nurmala Hasanah kepada media pada Rabu, 15 Januari 2025 mengatakan kalau salah satunya karena kebiasaan makan seblak.
Baca Juga: Viral Soal Aturan ASN di Jakarta Boleh Poligami, Pj Gubernur Klarifikasi: Itu Untuk Melindungi
BerdasarkanHhasil skrining kesehatan yang dilakukan Dinkes Karawang sepanjang tahun 2024, “Mereka lebih suka jajan daripada mengonsumsi makanan bergizi,” kata dr. Nurmala.
“Sering mengonsumsi mie bakso dan seblak, ditambah menstruasi yang terlalu banyak menyebabkan kekurangan asupan nutrisi dan serat,” imbuhnya.
Seblak yang merupakan makanan khas Sunda ini memang populer di seluruh Indonesia, dan mudah ditemukan penjualnya.
Isian dan topping seblak yang beraneka macam ini membuat variasi seblak pun makin banyak. Sensasi pedas dari kuah seblak jadi salah satu daya tarik makanan satu ini.
Walaupun enak, seblak adalah makanan yang rendah akan zat besi. Meski biasanya ditambah sayuran, tapi zat besi dalam seblak tidak sebanyak kalau mengonsumsi olahan sayur asli.
Asupan garam dalam makanan ini juga makin mengganggu penyerapan zat besi ke dalam tubuh.
Baca Juga: Link Streaming dan Head to Head PSM Makassar vs PSBS Biak, BRI Liga 1 2024-2025 Hari Ini
Zat besi inilah yang membantu tubuh untuk memproduksi hemoglobin yang ada di sel darah merah dan membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Tahun lalu, Dinas Kesehatan Karawang melakukan skrining pemeriksaan kesehatan kepada 33.106 remaja putri.