news

Diteror Setelah Sebut Jokowi Terkorup, Peneliti ICW Diky Anandya Laporkan Ancaman Pembunuhan ke Polri!

Rabu, 15 Januari 2025 | 10:28 WIB
Diteror Setelah Sebut Jokowi Terkorup, Peneliti ICW Laporkan Ancaman Pembunuhan ke Polri (Reuters )

INSIBERNEWS - Seorang peneliti dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Diky Anandya, telah melaporkan ancaman pembunuhan yang diterimanya ke Bareskrim Polri.

Ancaman ini muncul setelah ia ikut berkomentar terkait pencantuman mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai tokoh terkorup versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP).

Ancaman Setelah Doksing

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Fadhil Alfathan, yang mendampingi Diky, mengungkapkan bahwa ancaman pembunuhan itu bermula setelah aksi doksing yang membocorkan data pribadi Diky.

 Baca Juga: Zelensky Tawarkan Pertukaran Tentara Korea Utara untuk Tawanan Perang Ukraina: Ini Tujuan Utamanya!

“Setelah datanya disebar, mulai muncul ancaman, bahkan ancaman pembunuhan dan lain sebagainya,” kata Fadhil di Jakarta pada Senin (13/1/2025).

Fadhil menegaskan bahwa aksi doksing tersebut tidak hanya serangan siber biasa, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan Diky. Karena itu, pihaknya meminta perlindungan kepada Bareskrim Polri sebagai otoritas yang berwenang.

Kontroversi Nominasi Jokowi oleh OCCRP

Kasus ini terjadi di tengah sorotan terhadap OCCRP, yang mencantumkan Jokowi dalam daftar tokoh paling korup di dunia untuk tahun 2024. Jokowi terpilih sebagai finalis “Person of the Year” dalam kategori Kejahatan Terorganisir dan Korupsi oleh lembaga antikorupsi internasional tersebut.

Selain Jokowi, tokoh lain yang masuk dalam daftar adalah:

  • William Ruto (Presiden Kenya)
  • Bola Ahmed Tinubu (Presiden Nigeria)
  • Sheikh Hasina (mantan Presiden Bangladesh)
  • Gautam Adani (pengusaha asal India)

Penilaian tersebut dibuat berdasarkan masukan dari jurnalis, masyarakat, dan juri global OCCRP. Dalam pernyataannya, OCCRP menyebutkan bahwa nominasi ini melibatkan partisipasi pembaca serta jaringan global mereka.

 Baca Juga: Purnawirawan TNI Brigjen Purn. Hendrawan Ostevan Ditemukan Tewas Mengambang, Mobilnya Terjatuh ke Laut, Polisi Selidiki Penyebab Mobil Terjatuh!

Reaksi Publik dan Upaya Perlindungan

Kasus ini menuai perhatian luas, baik di dalam negeri maupun internasional. Ancaman terhadap Diky Anandya mencerminkan risiko yang dihadapi aktivis antikorupsi dalam menjalankan tugas mereka.

Halaman:

Tags

Terkini