INSIBERNEWS - Presiden Prabowo Subianto menawarkan kesempatan bagi para koruptor untuk bertobat dengan mengembalikan uang rakyat yang telah mereka curi.
Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di hadapan mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar, Mesir, Kamis (19/12/2024), Prabowo menegaskan bahwa ia akan memaafkan mereka yang merasa telah melakukan tindakan korupsi, dengan syarat mereka mengembalikan uang yang telah dicuri dari negara.
Baca Juga: Sempat Saling Sindir, Baim Wong Bantah Tudingan Persulit Paula Verhoeven Ketemu Kiano-Kenzo
"Saya memberi kesempatan untuk bertobat. Kalau ada yang merasa pernah mencuri dari rakyat, kembalikan saja uang itu. Jika kamu mengembalikan, saya akan memaafkan," ujar Prabowo.
Presiden juga menambahkan bahwa para koruptor bisa mengembalikan uang tersebut dengan cara diam-diam, tanpa harus diketahui publik. Baginya, yang penting adalah uang tersebut kembali ke tempat yang seharusnya.
Baca Juga: Mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi Diperiksa di Bareskrim, Kasus Masih Misteri
Lebih lanjut, Prabowo menyatakan bahwa ia tidak akan mempermasalahkan cara para pelaku korupsi mengembalikan uang tersebut, selama mereka beritikad baik untuk memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan.
"Mereka bisa mengembalikan dengan cara yang tidak diketahui orang lain, tapi yang penting uang itu kembali," tambahnya.
Baca Juga: Baznas Bazis Jakarta Selatan Tebus Ijazah 216 Siswa, Bantu Keluarga Kurang Mampu
Pernyataan ini menunjukkan sikap terbuka Prabowo dalam memberi kesempatan untuk perubahan, meskipun tidak mengabaikan tindakan tegas terhadap pelaku korupsi.
Ia menegaskan bahwa kesempatan ini adalah bagian dari upayanya untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan menanggulangi korupsi di Indonesia.
Baca Juga: Was-was Wabah Demam Babi Afrika di Indonesia, Mari Kenali Gejalanya!
Dengan langkah ini, Prabowo berharap bisa memberi contoh bagi pihak lain agar lebih bertanggung jawab dan sadar akan pentingnya integritas dalam pemerintahan.
Kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki kesalahan adalah bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan.