news

Bank Terbesar Di Jepang Kemalingan Uang Sebesar 105 Miliar, Pelaku Karyawan Sendiri

Kamis, 19 Desember 2024 | 08:20 WIB
Bank Terbesar Di Jepang Kemalingan Uang Sebesar 105 Miliar, Pelaku Karyawan Sendiri (Foto : blog.itsjack.com)

INSIBERNEWS - Bank terbesar di Jepang, Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG), tengah menjadi sorotan publik setelah seorang karyawannya diduga mencuri dana nasabah dengan nilai fantastis, yakni lebih dari 1 miliar yen atau sekitar Rp105 miliar.

Perusahaan telah menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang mengguncang reputasi mereka, sembari berjanji akan menyelidiki kasus ini secara mendalam dan mengganti kerugian para nasabah yang terdampak.

Baca Juga: Pinjol Berubah Nama Jadi Pindar: Upaya Baru Menghapus Stigma Negatif

Menurut laporan, pencurian ini terjadi di dua kantor cabang MUFG di Tokyo, berlangsung sejak April 2020 hingga akhir Oktober 2024.

Junichi Hanzawa, Presiden sekaligus CEO MUFG, mengungkapkan bahwa pelaku adalah seorang karyawan yang bertugas mengelola kotak simpanan.

Ia diduga menyalahgunakan posisinya untuk mengambil uang tunai serta barang-barang berharga milik nasabah.

Baca Juga: Ajib Dalam Sehari, DPMPTSP Purwakarta Raih Dua Penghargaan Sekaligus

“Insiden ini telah merusak kepercayaan nasabah dan menjadi pukulan besar bagi fondasi bisnis kami. Kami mohon maaf atas keresahan dan kerugian yang timbul,” ujar Hanzawa kepada media.

Lebih lanjut, MUFG mengungkapkan bahwa karyawan tersebut telah mengakui perbuatannya. Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa dana hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan pribadi dan investasi.

Baca Juga: Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Kiarapedes Laksanakan Sambang Warga

Meskipun telah dipecat, pelaku belum ditangkap oleh pihak berwenang. Namun, ia bekerja sama dalam penyelidikan internal bank serta investigasi yang dilakukan oleh kepolisian Jepang.

Kasus ini tidak hanya mencoreng nama MUFG, tetapi juga memicu gelombang klaim dari puluhan nasabah lainnya yang mengaku mengalami kerugian serupa. Hingga kini, bank masih memverifikasi laporan tersebut.

Baca Juga: Hasil Seleksi Pansel, Pj Bupati Purwakarta Tunjuk Riana Afriadi Sebagai Direktur PDAM Gapura Tirta Rahayu

Insiden ini menambah daftar panjang masalah yang dihadapi sektor keuangan Jepang, setelah bulan lalu mantan karyawan Nomura Holdings ditangkap atas kasus perampokan, percobaan pembunuhan, dan pembakaran terhadap kliennya di Hiroshima.

Halaman:

Tags

Terkini