news

Jumlah WNI Pindah ke Singapura Melonjak, Apa yang Menjadi Pemicu Fenomena Ini?

Rabu, 18 Desember 2024 | 13:50 WIB
Ilustrasi Negara Singapura (Photo : SMA Negeri 1 Singaraja)

INSIBERNEWS - Sebanyak 978 Warga Negara Indonesia (WNI) berusia antara 25 hingga 35 tahun memilih untuk menjadi warga negara Singapura, sebuah angka yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.

Pada 2023, tercatat ada 892 WNI yang mengambil langkah serupa, sementara pada tahun 2002 jumlahnya hanya mencapai 510 orang.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Berkelakar di Depan Pemuda Katolik, Sebut Senasib dengan Ketua yang Dikeluarkan dari Partai

Peningkatan angka ini, meski tak terlalu drastis, menandakan bahwa semakin banyak talenta muda Indonesia yang memilih untuk mencari peluang di luar negeri.

Menurut data dari Direktorat Jenderal Imigrasi, meskipun jumlah ini lebih sedikit dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 1.090 orang, tren tersebut mengindikasikan adanya potensi penurunan dalam daya tarik Indonesia bagi kalangan muda yang berbakat.

Baca Juga: Mary Jane Dipulangkan Ke Negara Asal Sebut Indonesia Keluarga Kedua Baginya

Para ahli mengungkapkan bahwa faktor-faktor seperti kemajuan ekonomi dan kesempatan kerja yang lebih terbuka di Singapura, yang menawarkan kualitas hidup lebih baik serta stabilitas sosial politik, menjadi pemicu utama para WNI untuk pindah kewarganegaraan.

Baca Juga: Soal Naturalisasi Emil Audero, Mari Intip Perbandingan Market Value hingga Pengalaman Maarten Paes vs Emil Audero

Sementara itu, berdasarkan laporan Deccan Herald, pada tahun 2023, Singapura memberikan sekitar 23.500 kewarganegaraan baru.

Syarat untuk menjadi warga negara Singapura relatif terbuka, yakni mereka yang telah tinggal di negara itu selama minimal dua tahun sebagai penduduk tetap dan berusia 21 tahun ke atas.

Baca Juga: Netanyahu Tegaskan Pasukan Israel Akan Tetap Bertahan di Zona Penyangga Golan hingga Ada Pengaturan Keamanan Baru

Kondisi ini semakin menggoda bagi banyak WNI muda yang ingin memulai karier baru di negara yang terkenal dengan kualitas hidup yang tinggi dan peluang kerja yang melimpah.

Fenomena perpindahan kewarganegaraan ini juga dapat dilihat sebagai refleksi dari semakin tingginya tuntutan hidup dan karier di Indonesia, di mana banyak talenta muda merasa kurangnya kesempatan untuk berkembang di tanah air.

Baca Juga: Pemprov Sebut Penggunaan Air Tanah Berlebih Sebabkan Banjir Rob di Jakarta, Warga Diminta Beralih ke PAM

Halaman:

Tags

Terkini