news

Kecelakaan Maut di Lampung, Bus Masuk Jurang 70 Meter dan Terbakar, Tiga Tewas

Kamis, 12 Desember 2024 | 15:45 WIB
Ilustrasi garis polisi (AFP)

INSIBERNEWS - Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, pada Rabu malam (11/12/2024), yang merenggut nyawa tiga orang.

Sebuah bus milik PO Putra Raflesia dengan nomor plat BD 7089 AU terjatuh ke dalam jurang sedalam 70 meter dan terbakar.

Baca Juga: Kejaksaan Negeri Medan Juara III KPK Awards 2024! Tunjukkan Kerja Profesional dan Raih Penghargaan, Ini Rahasia Suksesnya!

Peristiwa ini mengundang perhatian publik setelah tiga korban tewas di lokasi kejadian. Korban meninggal dunia adalah sopir bus, Muhammad Sofyan, serta dua penumpang, Dedi Aditya dan Karta Jaya Sitepu.

Baca Juga: Megawati Kritik Anggaran Makan Bergizi Gratis, Sebut Rp10.000 Terlalu Kecil

Kapolres Pesisir Barat, AKBP Alsyahendra, mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.

"Bus tersebut terjatuh ke dalam jurang yang cukup dalam dan kemudian terbakar. Akibatnya, tiga orang tewas di tempat," ujar Kapolres saat memberikan keterangan kepada media pada Kamis pagi.

Baca Juga: Kejaksaan Negeri Palembang Raih KPK Award, Ini Bukti Keberhasilan dalam Penanganan Kasus Korupsi!

Bus yang mengangkut delapan orang itu mengalami kecelakaan tunggal di jalan yang dikenal cukup berbahaya. Selain korban tewas, lima orang lainnya berhasil selamat meski harus dilarikan ke Puskesmas Lemong untuk mendapatkan perawatan medis.

"Korban yang selamat telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan di Puskesmas Lemong. Sedangkan tiga korban yang meninggal dunia telah dibawa ke rumah sakit untuk proses visum," tambah Kapolres.

Baca Juga: Kejari Sidoarjo Raih Penghargaan Juara 2 KPK Awards, Ini Bukti Komitmen Mereka dalam Pemberantasan Korupsi!

Penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan, namun pihak kepolisian menduga bahwa faktor kecelakaan dapat disebabkan oleh kondisi jalan yang licin atau masalah teknis pada kendaraan.

"Kami akan menyelidiki lebih lanjut untuk mengetahui faktor penyebab kecelakaan ini. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang," jelas AKBP Alsyahendra.

Baca Juga: WNA Nakal di Bali Tak Berkutik! Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bentuk Unit Siber Keimigrasian dan Deportasi Ratusan WNA

Halaman:

Tags

Terkini