news

Wamen PKP Fahri Hamzah: Selesaikan Tiga Tantangan Utama Demi Wujudkan Program 3 Juta Rumah

Kamis, 12 Desember 2024 | 08:52 WIB
Wamen PKP Fahri Hamzah: Selesaikan Tiga Tantangan Utama Demi Wujudkan Program 3 Juta Rumah (Foto : Istimewa)

INSIBERNEWS - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah menegaskan pentingnya menangani tiga masalah besar dalam merealisasikan program pembangunan tiga juta rumah.

Ketiga tantangan tersebut meliputi penyediaan lahan, proses perizinan, dan akses pembiayaan. Fahri meminta dukungan dari berbagai pihak agar target besar ini dapat tercapai tepat waktu.

Baca Juga: Polisi Lakukan Reka Ulang Kasus Agus Buntung, Tersangka Kasus Pelecehan Seksual

Menurut Fahri, kendala utama sering kali muncul pada aspek tanah dan perizinan. Ia menyebutkan bahwa Kementerian PKP telah bekerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk mencari solusi konkret.

"Kami sudah berdiskusi dengan Pak Nusron (Menteri ATR/BPN) untuk menangani masalah tanah. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan institusi yang mengurus perizinan pembangunan rumah," ungkapnya.

Baca Juga: Kisi-kisi SKB Formasi Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Pertama, Pelamar CPNS 2024 Wajib Tahu!

Tak hanya itu, Kementerian PKP juga menggandeng legislatif, seperti DPR RI dan DPD RI, untuk mengevaluasi program-program yang sudah berjalan serta menyusun alokasi anggaran yang tepat.

Kerja sama ini, menurut Fahri, menjadi kunci untuk memastikan setiap langkah yang diambil memiliki landasan hukum dan keuangan yang kokoh.

Baca Juga: Proyek Giant Sea Wall: Solusi Besar yang Dilirik Dunia, China Hingga Belanda

Fahri juga menekankan pentingnya sinergi dengan lembaga keuangan, termasuk Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Langkah ini diambil untuk memastikan pembiayaan pembangunan rumah menjadi lebih mudah diakses oleh masyarakat luas.

Baca Juga: Jalin Kerjasama Potensi Desa, Ratusan Kades Purwakarta Antusias Ikut Giat DPMD Rakor Fasilitasi Desa BUMDes

"Permasalahan ini terlalu besar jika hanya diselesaikan oleh satu pihak. Kami butuh gotong royong semua sektor untuk mewujudkan mimpi memiliki rumah yang layak bagi masyarakat," tambahnya.

Ia menutup dengan pesan optimistis bahwa kolaborasi lintas sektor akan membawa hasil yang nyata.

Halaman:

Tags

Terkini