INSIBERNEWS - Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Perkasa Roeslani, membagikan kabar terbaru terkait rencana investasi Apple di Indonesia.
Rencana besar ini tidak hanya membawa peluang investasi, tetapi juga harapan baru bagi industri teknologi dalam negeri.
Dalam keterangannya usai menghadiri Rakornas Investasi 2024 di Jakarta, Rabu (11/12/2024), Rosan mengungkapkan bahwa diskusi intensif dengan Apple terus berlangsung meskipun terkendala oleh perbedaan zona waktu.
Menurutnya, Apple telah memberikan detail rencana investasi mereka, termasuk kolaborasi dengan vendor lokal dan nilai investasi yang mencapai angka fantastis.
Baca Juga: Ratusan Pemain Sepak Bola Tewas, Termasuk Dua Bersaudara Berbakat
“Apple sudah memberikan poin-poinnya secara tertulis. Mereka mencantumkan bentuk investasi, nama-nama vendor yang akan dibawa, hingga nilai investasi yang mencapai USD 1 miliar. Selain itu, mereka juga merencanakan produksi komponen iPhone 16 di sini,” jelas Rosan.
Rencana tersebut disebut-sebut melibatkan lebih dari 320 vendor yang akan mendukung proses produksi, memberikan dampak luas pada ekosistem industri lokal.
Baca Juga: UMP DKI Jakarta 2025 Naik 6,5 Persen, Kini Jadi Rp5,39 Juta
Namun, Rosan menekankan bahwa rencana ini belum sepenuhnya final. Saat ini, tim dari Apple dan pemerintah Indonesia masih melakukan penyempurnaan teknis atau "fine tuning" terhadap detail pelaksanaan investasi.
Kementerian Perindustrian juga dilibatkan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan dukungan bagi proyek ini.
Baca Juga: Imbas dari Kasus Darurat Militer, Mantan Menhan Korea Selatan Nekat Melakukan Percobaan Bunuh Diri
“Masih ada beberapa hal teknis yang perlu diselesaikan, tetapi ini adalah langkah besar bagi Indonesia,” tambahnya.
Jika rencana ini berhasil direalisasikan, produksi komponen iPhone di Indonesia tidak hanya akan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, tetapi juga membuka peluang besar bagi tenaga kerja lokal dan kolaborasi dengan industri dalam negeri.