INSIBERNEWS - Sebuah drone yang diluncurkan oleh kelompok Houthi dari Yaman dilaporkan menyerang kota Yavne, Tel Aviv, Israel, pada Senin (9/12).
Serangan ini menargetkan sebuah gedung di kawasan permukiman, meski tidak menyebabkan korban jiwa.
Serangan tersebut kembali memunculkan pertanyaan tentang efektivitas sistem pertahanan udara Israel, termasuk Iron Dome, yang kali ini gagal mendeteksi ancaman tersebut.
Militer Israel mengonfirmasi bahwa drone itu berhasil melewati sistem pertahanan udara berlapis dan menghantam salah satu bangunan di Yavne.
Beberapa apartemen di gedung tersebut mengalami kerusakan, namun tidak ada laporan korban luka.
“Kami telah memulai penyelidikan terkait insiden ini untuk memahami bagaimana sistem kami gagal mengidentifikasi ancaman,” ujar pernyataan resmi militer Israel.
Sementara itu, kelompok Houthi mengklaim serangan ini sebagai respons atas operasi militer Israel yang terus berlangsung di Jalur Gaza.
Dalam pernyataannya, Houthi menegaskan bahwa operasi ini telah mencapai tujuannya, meskipun tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang strategi atau dampak yang diharapkan dari serangan tersebut.
"Ini adalah balasan atas pembantaian brutal terhadap warga Palestina yang terus terjadi tanpa henti," kata juru bicara kelompok tersebut.
Baca Juga: Bupati Karawang Menyerahkan Simbolis Bantuan Alat Penunjang Produksi UMKM
Di sisi lain, serangan ini kembali menjadi sorotan di tengah ketegangan yang sudah memanas di kawasan Timur Tengah.