INSIBERNEWS - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, mengungkapkan rencana pemerintah untuk menerbitkan tiga Instruksi Presiden (Inpres) baru pada 2025.
Tiga Inpres tersebut mencakup sektor Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Bina Marga, yang bertujuan mempercepat penyediaan infrastruktur di berbagai daerah.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah, Pemkab Purwakarta Menggelar Panen Raya Aneka Buah dan Sayuran
Dody menjelaskan bahwa rancangan Inpres tersebut direncanakan selesai pada akhir 2024 dan segera diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto.
"Kami sedang berkoordinasi dengan Bappenas agar draft Inpres ini bisa segera rampung bulan ini. Harapannya, bisa langsung diajukan ke Presiden," ujar Dody dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Kamis (5/12/2024).
Untuk mendukung pelaksanaan ketiga Inpres itu, Kementerian PUPR mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp28,55 triliun. Salah satu fokus utama adalah Inpres tentang percepatan penyediaan irigasi untuk mendukung swasembada pangan.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk membangun jaringan irigasi baru serta merehabilitasi 294 ribu hektare lahan irigasi yang sudah ada.
Baca Juga: Sudah Damai dan Minta Maaf Pada Denny Sumargo di Kemensos, Farhat Abbas Sebut Densu Orang Baik
Selain itu, Inpres Jalan Daerah diusulkan dengan anggaran Rp15 triliun, sedangkan Inpres terkait Air Minum dan Pengolahan Air Limbah membutuhkan Rp5,11 triliun.
Tidak hanya untuk Inpres, Kementerian PUPR juga mengusulkan total tambahan anggaran sebesar Rp60,6 triliun untuk 2025.
Baca Juga: Dengan Program Pendampingan BRI, Sosok Ini Sukses Berdayakan Komunitas Perempuan di Lamongan
Alokasi tersebut mencakup pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN) sebesar Rp14,87 triliun, dukungan terhadap Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua sebesar Rp4 triliun, serta proyek strategis lainnya senilai Rp13,18 triliun.
"Kami ingin memastikan program-program strategis ini berjalan lancar dan tepat sasaran," ujar Dody.