Pengurangan anggaran tersebut berpotensi mengurangi cakupan program, yang berarti lebih sedikit warga yang bisa memanfaatkan manfaatnya.
Kekhawatiran utama terkait pengurangan anggaran ini adalah dampaknya terhadap kualitas kesehatan masyarakat, terutama di daerah-daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi.
Baca Juga: Farhat Abbas Sebut Denny Sumargo Jangan Ngaku-ngaku Anak Yusuk Hamka Kalau Masih Sombong Padanya
Banyak keluarga yang kesulitan menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak mereka karena keterbatasan ekonomi.
Tanpa dukungan pemerintah melalui program makan bergizi, banyak anak yang berisiko mengalami kekurangan gizi, yang dapat memengaruhi kemampuan mereka dalam belajar dan berkembang secara optimal.***