news

Simak! Beginilah Tanggapan KPU Mengenai Tingginya Angka Golput di Pilkada Jakarta 2024

Minggu, 1 Desember 2024 | 13:53 WIB
KPU tindaklanjuti tingginya angka golput di Pilkada Jakarta (Instagram @kpu_dki)

INSIBERNEWS - Tingginya angka golput pada Pilkada Jakarta 2024 cukup mengejutkan.

Karena angka golput Pilkada Jakarta 2024 merupakan golput yang paling tinggi sejak 2007.

Mengingat angka golput Pilkada Jakarta menyentuh 40%, KPU memberi perhatian khusus pada fenomena ini.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Ratusan Pengusaha UMKM Antusias Ikut Gelar Produk Business Matching UMKM Naik Kelas Jabar 2024

Dilansir dari akun Instagram @narasinewsroom Ketua KPU Jakarta Wahyu Dinata mengungkapkan memang ada kerenggangan pemilih di sejumlah TPS di jakarta pada Pilkada 2024 lalu.

“Memang menurut pemantauan kami, alur pemilih di TPS agak renggang. Ya, tapi kami belum tahu angka pastinya,” ujar Wahyu Dinata.

Selain itu KPU Jakarta juga menegaskan akan melakukan pembenahan apabila memang terdapat penurunan partisipasi dari pemilih.

Baca Juga: Kemenangan Sherly - Sarbi di Pilgub Maluku Utara, Diungkap Istri Mendiang Benny Laos, Kemenangannya Dilakukan Tanpa Ada Politik Uang

“Tentu saja kami akan melakukan evaluasi kalau memang ada penurunan tingkat partisipasi,” ungkap Wahyu Dinata.

Penanganan tingginya angka golput (golongan putih) dalam Pilkada Jakarta 2024 dinilai penting dan perlu mendapat perhatian serius.

Golput merujuk pada pemilih yang tidak menggunakan hak pilihnya, baik dengan tidak memilih sama sekali atau memilih untuk mencoblos surat suara tanpa memilih kandidat.

Baca Juga: Dharma Pongrekun Bantah Sudah Ucapkan Selamat Kepada Pramono-Karno, Sebut Seharusnya Ia Yang Menang Namun Angka Yang Ditampilkan Sakral

Tingginya angka golput bisa mencerminkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi atau kandidat yang tersedia, yang pada gilirannya dapat mengurangi legitimasi hasil Pilkada.

Halaman:

Tags

Terkini