INSIBERNEWS - Jumat pagi, suasana Gedung Krida Bhakti di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, terasa khidmat saat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi melantik 25 pejabat baru.
Prosesi yang dimulai pukul 08.00 WIB itu menjadi momentum penting untuk memperkuat jajaran birokrasi di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).
Baca Juga: Spanyol Terapkan Cuti Iklim Berbayar, Respon Darurat Pasca Banjir Mematikan
Dalam pidatonya, Prasetyo menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi dalam melaksanakan tugas.
"Kami berharap setiap pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dan berinovasi di posisi barunya. Kemensetneg adalah benteng terakhir dalam pengambilan keputusan Presiden. Kesalahan sekecil apa pun harus dihindari," ujar Prasetyo.
Baca Juga: Wapres Gibran Sambangi Warga Kebon Pala yang Terdampak Banjir
Pernyataan ini menegaskan peran strategis Kemensetneg dalam mendukung kinerja kepresidenan.
Para pejabat yang dilantik berasal dari berbagai bidang strategis. Mulai dari Sekretaris Kementerian, Deputi di Sekretariat Presiden dan Wakil Presiden, hingga Staf Ahli.
Beberapa nama yang menarik perhatian adalah Drs. Setya Utama yang kini menjabat Sekretaris Kementerian, dan Mayjen TNI Ariyo Windutomo sebagai Sekretaris Presiden.
Mereka diharapkan mampu membawa inovasi di bidang masing-masing, terutama dalam menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks.
Baca Juga: Polsek Cibatu Laksanakan Pengamanan Logistik Kotak Suara Hasil Pemilu Serentak 2024
Selain itu, Prasetyo juga mengingatkan pentingnya kerja sama lintas sektor.
"Kemensetneg tidak hanya bekerja untuk Presiden, tetapi juga untuk rakyat Indonesia. Oleh karena itu, semua pejabat harus menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas," tambahnya.