Iran menolak pernyataan tersebut sebagai "tidak berdasar", dan menegaskan bahwa hubungan militer dan ekonomi antara Moskow dan Teheran semakin diperkuat sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022.
Dengan ketegangan yang masih berlangsung di berbagai bagian Timur Tengah, Iran terus menegaskan haknya untuk melindungi kepentingannya, sementara juga mempertimbangkan dampak jangka panjang dari konflik yang lebih luas.