INSIBERNEWS - Terdapat perubahan kebijakan besar di Amerika Serikat (AS) yang kini mengizinkan Ukraina untuk serang Rusia dengan menggunakan rudal balistik ATACMS.
Padahal sebelumnya AS tidak mengizinkan Ukraina untuk menggunakan rudal balistik ATACMS.
Rudal balistik ATACMS (Sistem rudal taktis angkatan darat) merupakan sistem senjata jarak jauh yang dikembangkan oleh Amerika Serikat untuk memberikan kemampuan serangan presisi tinggi di medan perang.
Dikenal karena kemampuannya untuk menyerang sasaran strategis di darat dengan akurasi yang sangat tinggi, ATACMS dirancang untuk meluncur dari peluncur roket Multiple Launch Rocket System (MLRS).
Rudal ini memiliki jangkauan yang cukup jauh, memungkinkan pasukan untuk menghancurkan target vital seperti pusat komando musuh, fasilitas militer, dan infrastruktur penting tanpa harus berada dalam jangkauan pertahanan musuh.
Salah satu keunggulan utama dari ATACMS adalah akurasinya yang sangat presisi, berkat penggunaan sistem pemandu berbasis GPS dan inersia.
Baca Juga: Endorsment Anies Baswedan pada Calon Pemimpin Daerah Dinilai Menguntungkan, Kenapa?
Hal ini memungkinkan ATACMS untuk menargetkan sasaran yang sangat spesifik, bahkan di tengah kondisi medan perang yang kompleks.
ATACMS juga memiliki kemampuan untuk membawa berbagai jenis hulu ledak, termasuk hulu ledak konvensional dan hulu ledak cluster, memberikan fleksibilitas dalam jenis target yang dapat dihancurkan.
ATACMS telah digunakan oleh militer AS dalam berbagai operasi, termasuk di Timur Tengah, dan menjadi bagian penting dalam doktrin serangan jarak jauh.
Selain itu, negara-negara sekutu seperti Korea Selatan juga telah mengadopsi sistem ini untuk meningkatkan kapabilitas pertahanan mereka.
Meskipun sangat efektif, pengoperasian ATACMS memerlukan pelatihan khusus, mengingat kompleksitas teknologinya.