news

Kemenkeu Naikkan PPN Jadi 12 Persen, Apa Dampaknya Bagi Masyarakat?

Kamis, 21 November 2024 | 15:43 WIB
Kenaikan PPN akan memberikan sederet dampak bagi masyarakat (Instagram @smindrawati)

INSIBERNEWS - Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang diterapkan pemerintah dapat memiliki dampak signifikan bagi masyarakat, baik dalam jangka pendek maupun panjang.

PPN adalah pajak yang dikenakan pada barang dan jasa yang dikonsumsi, dan kenaikannya langsung memengaruhi daya beli masyarakat.

Salah satu dampak utama dari kenaikan PPN adalah peningkatan harga barang dan jasa.

Baca Juga: Diam-diam Menikah Pada 4 Juli Lalu, Nissa Sabyan dan Ayus Kini Resmi Berstatus Suami Istri!

Ketika tarif PPN dinaikkan, produsen dan penyedia jasa akan mengalihkan beban pajak tersebut kepada konsumen.

Hal ini menyebabkan harga barang kebutuhan sehari-hari, seperti makanan, pakaian, dan barang elektronik, menjadi lebih mahal.

Bagi masyarakat dengan pendapatan menengah ke bawah, dampak ini bisa sangat terasa, karena mereka akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka.

Baca Juga: Pizza Hut Indonesia Tutup 20 Gerai, Laba Perusahaan Tergerus

Selain itu, kenaikan PPN juga dapat menurunkan konsumsi masyarakat.

Dengan harga barang dan jasa yang lebih tinggi, daya beli masyarakat akan berkurang, yang dapat berdampak pada penurunan permintaan terhadap produk dan jasa.

Penurunan konsumsi ini berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi, terutama di sektor-sektor yang bergantung pada konsumsi domestik seperti retail, transportasi, dan pariwisata.

Baca Juga: Bitcoin Cetak Rekor Baru, Diprediksi Akan Tembus $100.000 Sebelum Akhir Tahun

Bagi sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), kenaikan PPN bisa menambah beban operasional.

Meskipun mereka mungkin tidak langsung dikenakan PPN atas penjualan produk, biaya produksi yang lebih tinggi akan mempengaruhi harga jual dan margin keuntungan mereka.

Halaman:

Tags

Terkini