news

Disperkim Purwakarta Sukses Tuntaskan Realisasi Bantuan Rutilahu 2024, Tercatat Sebanyak 89 Unit

Rabu, 20 November 2024 | 13:57 WIB
Distarkim Purwakarta Sukses Tuntaskan Realisasi Bantuan Rutilahu 2024, Tercatat Sebanyak 89 Unit (Istimewa)

INSIBERNEWS, Purwakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat telah menuntaskan realisasi bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tahun 2024.

Bantuan rutilahu tahun 2024 untuk Purwakarta tercatat sebanyak 89 unit. Semuanya terbagi kepada pos pokok pikiran (pokir) DPRD sebanyak 60 unit, rumah unggul sistem panel instan (ruspin) bencana 4 unit, anggaran biaya tambahan (ABT) pokir 5 unit dan bantuan APBD Provinsi Jawa Barat 20 unit.

Kepala Bidang (Kabid) Perumahan dan Kawasan Permukiman pada Disperkim Purwakarta, Ofi Sofyan Gumelar mengatakan, Pemkab Purwakarta sejauh ini tetap fokus dalam memberikan prioritas yang tinggi untuk membangun rumah-rumah rakyat dengan berbagai konsep.

Baca Juga: Dipakai Judol dan Main Cewek, Inul Daratista Ngamuk Dikhianati OB Kepercayaannya, Mobil dan Uang Miliknya Hilang

“Salah satu yang terus kami perjuangan yakni penyaluran bantuan rutilahu untuk masyarakat kurang mampu,” kata Ofi, Selasa, 19 November 2024.

Memiliki rumah yang layak menjadi hak dari warga negara, sebab itu Disperkim Purwakarta akan terus memperjuangkan pembangunan rumah-rumah yang tidak layak menjadi layak.

“Dengan harapan saudara-saudara kita dapat memiliki tempat tinggal yang layak dan tentunya akan membuat kehidupan sehari-harinya lebih berkualitas dan sejahtera,” ucap Ofi.

Baca Juga: Baim Wong Bawa Bukti Ini ke Sidang Perceraiannya dengan Paula Verhoeven Hari Ini

Sejalan dengan itu, tujuan dari bantuan rutilahu ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di bidang perumahan dan permukiman.

“Rumahnya lebih layak dan aman khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, korban bencana, dan penyandang disabilitas,” ucap dia.

Berkenaan dengan ruspin, program ini merupakan teknologi rangka rumah pracetak dengan menggunakan sistem sambungan dengan baut.

Baca Juga: Sempat Bawa Yordania Unggul, Inilah Profil Yazan Al-Naimat: Umur, IG, hingga Tinggi Badan

“Teknologi ini cocok diterapkan hampir diseluruh wilayah indonesia khususnya daerah rawan gempa,” kata Ofi.

Tags

Terkini