INSIBERNEWS - Selebgram Isa Zega, yang dikenal sebagai "Mami Online," tengah menjadi sorotan setelah melakukan ibadah umrah dengan tata cara perempuan.
Isa, seorang transgender yang secara resmi telah diakui sebagai perempuan, menuai kecaman karena dianggap tidak sesuai dengan kodrat asalnya sebagai laki-laki.
Baca Juga: Biodata Son Heung-min yang Selamatkan Muka Korea Selatan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup B
Dalam prosesi ibadahnya, Isa mengenakan gamis dan jilbab panjang, serta berbaur dengan jamaah perempuan, termasuk saat melaksanakan salat.
Aksi ini tidak hanya menarik perhatian publik tetapi juga memancing kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk anggota DPR RI Mufti Anam.
Mufti Anam menyebut apa yang dilakukan Isa Zega merupakan bentuk penistaan agama.
Dalam pernyataannya melalui akun media sosial, Mufti mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat terkait unggahan Isa yang memamerkan aktivitas umrahnya di media sosial.
"Saya sangat prihatin. Banyak sekali DM dan tautan yang dikirimkan kepada saya soal aksi Mami Online ini. Setelah saya telusuri, ini jelas tindakan yang tidak sesuai dengan tata cara ibadah menurut ajaran agama," ujarnya.
Baca Juga: Klasemen Sementara Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Irak dan Yordania....
Menurut Mufti, fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan bahwa seorang laki-laki, meski telah menjalani operasi pergantian kelamin, tetap dianggap laki-laki secara lahiriah.
Dengan demikian, pelaksanaan ibadah pun harus mengikuti aturan yang berlaku bagi laki-laki.
"Apa yang dilakukan Isa Zega adalah pelanggaran serius karena melaksanakan ibadah umrah dengan cara-cara perempuan. Ini jelas termasuk penistaan agama," tegasnya.
Baca Juga: Joe Biden Umumkan Bantuan Rp63 Triliun Untuk Negara Miskin, Masa Depan Tergantung Pemerintahan Trump