INSIBERNEWS - Ridwan Kamil mengutarakan ide mengenai densifikasi untuk warga Jakarta.
Ide mengenai densifikasi tersebut disampaikan oleh Ridwan Kamil pada acara debat Cagub Cawagub Pilgub Jakarta pada Minggu (17/11/2024).
Densifikasi dinilai oleh Ridwan Kamil sebagai solusi untuk menghadapi populasi warga Jakarta yang padat.
Baca Juga: Ternyata Ini Permasalahan Rizky Febian dan Mahalini Belum Terdaftar Sah Menikah Secara Negara
Dilansir INsibernews dari kanal YouTube KPU Provinsi DKI Jakarta (18/11/2024), Ridwan Kamil menyampaikan mengenai Jakarta membutuhkan densifikasi.
“Semua lahan pemerintah, lahan BUMD, dihitung-hitung nggak akan cukup (untuk hunian warga Jakarta) harus kombinasi antara seperti yang tadi disampaikan dengan lahan di atas pasar, TOD dan lain-lain,” ungkap Ridwan Kamil.
“Dengan densifiksasi rumah existing dibolehkan. Di Tebet yang 2 lantai, Tanah Abang yang 2 lantai bisa jadi 4-5 (lantai),” lanjutnya.
Densifikasi di Jakarta merupakan topik yang semakin relevan seiring dengan pesatnya pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan akan ruang hunian yang semakin tinggi.
Densifikasi, dalam konteks ini, mengacu pada upaya untuk penggunaan ruang di area yang sudah padat dengan cara memperbanyak jumlah bangunan atau unit hunian di suatu kawasan.
Jakarta, sebagai ibu kota negara dengan populasi lebih dari 10 juta jiwa, menghadapi tantangan besar terkait ketersediaan lahan dan permasalahan kemacetan.
Baca Juga: Reaksi Farhat Abbas Tahu Dilaporkan Denny Sumargo, Kini Ajak Densu Untuk Kuat Adu Argumentasi
Ridwan Kamil mendorong densifikasi untuk mengatasi keterbatasan lahan, terutama di kawasan-kawasan pusat yang sudah berkembang pesat.