INSIBERNEWS - 33 prajurit TNI dikabarkan melakukan penyerangan terhadap Desa Selamat di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Akibat serangan yang dilakukan oleh prajurit TNI ini, terdapat 1 warga yang meninggal dunia.
Serangan ini dilakukan oleh prajurit TNI Batalyon Artileri Medan (Armed) 2/105 Kilap Sumargono yang terjadi pada 8 November 2024.
Baca Juga: 3 Alasan Korea Utara Bakal Sulit Menang Lawan Iran, Nomor 1-2 Bagaikan Langit dan Bumi
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @najwashihab (13/11/2024), menurut Bahrun selaku Kepala Desa Selamat, berikut adalah kronologi penyerangan prajurit TNI:
- Puluhan prajurit TNI tanpa seragam datang ke Desa Selamat sekitar pukul 22.00 WIB. Warga tidak mengetahui alasan kedatangan mereka.
- Prajurit yang datang mencari keberadaan seorang warga. Diduga, sebelumnya ada warga yang cekcok dengan anggota Armed saat di jalan.
Baca Juga: Drama Praperadilan Paman Birin! Hakim PN Jaksel Gugurkan Status Tersangka Gubernur Kalsel
- Menurut seorang korban, para anggota TNI mencari orang bernama Andre Ginting.
- Prajurit TNI kemudian menyerang warga di jalan, mendobrak rumah warga.
- Warga yang berada di dalam rumah, diseret keluar, dipukul, dan beberapa dihantam senjata tajam, double stick.
Baca Juga: Jelang Pertandingan Bahrain vs China, Ini Fakta Menarik yang Harus Diketahui!
- Korban meninggal adalah Raden Barus (61). Ια adalah tokoh masyarakat yang dituakan di desa.
- Barus ditemukan tergeletak di pinggir jalan dengan luka di kepala dan badan.
- la meninggal saat perjalanan ke rumah sakit.
- Jenazah Barus dibawa ke markas Armed-2 sebagai bentuk protes menuntut keadilan, pada Sabtu, 9 November 2024.
Baca Juga: Sempat Ditangkap, Kini Gunawan Sadbor Ditetapkan Menjadi Duta Anti Judi Online
- 8 warga yang terkena luka berat dibawa ke Rumah Sakit Umum Sembiring.
- Kemudian dipindahkan ke RS Putri Hijau milik Kodam I Bukit Barisan.***