INSIBERNEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini berada di bawah sorotan publik terkait
kasus dugaan suap lelang proyek di Provinsi Kalimantan Selatan yang melibatkan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbiri Noor alias Paman Birin.
Banyak pihak mendesak agar KPK tidak membiarkan Paman Birin lolos dari jeratan hukum seperti yang terjadi pada kasus Harun Masiku, yang hingga kini masih buron.
Baca Juga: Presiden Prabowo Minta Menteri Tak Ragu Telepon Langsung untuk Koordinasi Penting
Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, menyampaikan bahwa penyidik KPK sudah mengantongi informasi terkait keberadaan Paman Birin.
Meskipun begitu, KPK enggan membocorkan informasi tersebut ke publik demi menghindari buronan tersebut lolos dengan mudah.
KPK berfokus pada pemantauan situasi dan terus melakukan penyelidikan intensif untuk menemukan jejak Gubernur yang tersangkut kasus besar ini.
"Masih ada informasi-informasi, yang kami juga enggak bisa 'share' secara terbuka di sini, untuk penyidik jajaki, datangi dan cari keberadaan yang bersangkutan," ujar Tessa Mahardhika.
Paman Birin diduga terlibat dalam praktik suap terkait proyek-proyek lelang di wilayah Kalimantan Selatan, dengan nominal uang yang disebut cukup besar.
Tak heran jika masyarakat menuntut agar proses hukum berjalan transparan dan tanpa pengecualian.
Jika tidak segera ditangani dengan serius, kasus ini berpotensi memperburuk citra KPK di mata publik,
terutama setelah kejadian-kejadian sebelumnya yang membuat banyak orang meragukan efektivitas lembaga antikorupsi tersebut.