Dengan sistem berbasis digital dan AI, praktik suap atau manipulasi data keuangan akan jauh lebih sulit dilakukan.
AI, misalnya, dapat memantau pola transaksi yang mencurigakan dan memberikan peringatan dini sebelum kerugian besar terjadi.
Hal ini juga membantu dalam deteksi dini adanya potensi kerugian negara sehingga tindakan preventif bisa diambil sebelum kerugian membengkak.
Prabowo dan Gibran berharap agar semua lapisan masyarakat mendukung gerakan ini, karena pemberantasan korupsi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama.
Dengan teknologi, komitmen pemerintah, dan dukungan masyarakat, Indonesia bisa melangkah menuju masa depan yang lebih bersih dan sejahtera.