INSIBERNEWS - Baru-baru ini, pernyataan Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu tentang rencana penggunaan mobil Maung Pindad
untuk kendaraan dinas pejabat eselon 1 dan menteri menarik perhatian publik.
Dalam acara Dies Natalis Sekolah Vokasi UGM, Anggito mengungkapkan harapan Presiden Prabowo
untuk mengganti kendaraan dinas pejabat dengan produk dalam negeri, yaitu mobil Maung buatan PT Pindad (Persero).
Pernyataan ini langsung ramai dibicarakan, terutama karena munculnya kabar bahwa kendaraan impor akan segera dihentikan penggunaannya bagi pejabat tinggi negara.
Namun, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan cepat memberikan klarifikasi mengenai hal ini.
Menurut Kemenkeu, pernyataan tersebut tidak dimaksudkan sebagai bentuk rencana konkret pemerintah,
melainkan sebagai contoh untuk menggambarkan pentingnya mendukung industri dalam negeri.
Mereka menegaskan bahwa penggunaan mobil Maung bukanlah keputusan final atau rencana yang sedang dibahas di tingkat pemerintahan.
"Pernyataan tersebut disampaikan bukan dalam rangka perencanaan, namun sebagai contoh semangat untuk memperkuat industri dalam negeri," ujar Kemenkeu dalam keterangannya.
Baca Juga: 10 Rekomendasi GoPro Action Camera Terbaik untuk Rider Motovlog Touring Motor dan Mobil
Apa Itu Maung Pindad?
Maung adalah kendaraan taktis yang diproduksi oleh PT Pindad, perusahaan milik negara yang selama ini dikenal sebagai produsen alat-alat militer dan kendaraan taktis di Indonesia.
Kendaraan ini didesain untuk keperluan militer, namun sejak beberapa waktu terakhir, Maung telah disesuaikan untuk penggunaan sipil.