INSIBERNEWS - Pentingnya memahami konsumsi makanan bergizi menjadi sorotan, terutama dalam konteks konsumsi ikan yang berkualitas.
Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Budi Sulistiyo, menekankan bahwa literasi gizi masyarakat harus ditingkatkan agar mereka dapat memaksimalkan manfaat dari makanan yang dikonsumsi.
Baca Juga: Prabowo Lakukan Pemutihan Utang Untuk Nelayan dan Petani
"Karena konsumsi pangan erat kaitannya dengan kebutuhan gizi, tentu kita perlu menjadi konsumen cerdas agar mendapat manfaat maksimal dari apa yang kita konsumsi," ungkap Budi dalam sebuah acara pada Rabu (23/10/2024).
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang konsumsi ikan.
Baca Juga: AS Ungkap 3.000 Tentara Korea Utara Dikerahkan Ke Rusia Untuk Latihan Militer
Salah satu langkah yang diambil adalah melalui bimbingan teknis yang fokus pada mutu produk perikanan.
Selain itu, KKP juga aktif menyediakan informasi terkait standar kualitas ikan melalui berbagai media.
Budi menambahkan, penting bagi masyarakat untuk tidak ragu dalam memeriksa informasi yang ada pada produk perikanan.
Baca Juga: Iran dan Arab Saudi Siapkan Latihan Militer Gabungan di Laut Merah
Pengecekan ini dapat dimulai dengan melihat logo sertifikat standar yang telah diterapkan oleh KKP, serta memahami informasi terkait nilai gizi yang terkandung dalam produk tersebut.
Pemerintah juga berkomitmen untuk memastikan bahwa pangan yang dikonsumsi masyarakat, termasuk komoditas perikanan, memenuhi standar keamanan yang ditetapkan.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penetapan standar ambang batas merkuri pada ikan, yang bertujuan untuk melindungi kesehatan konsumen.
Baca Juga: Amien Rais Beri Waktu 3 Bulan Kepada Presiden Prabowo untuk Mengganti Gibran, Ini Alasannya