INSIBERNEWS - Menteri Perdagangan yang baru dilantik, Budi Santoso, mengungkapkan komitmennya untuk mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia agar dapat merambah pasar internasional.
Pernyataan ini disampaikan usai pelantikannya oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, (21/10/2024).
Baca Juga: Tidak Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Begini Respon Raffi Ahmad: Aku Nggak....
Dalam pertemuan dengan awak media di Kementerian Perdagangan, Budi menjelaskan bahwa dukungan untuk UMKM akan melibatkan optimalisasi industri domestik serta perluasan akses ke pasar ekspor.
“Kami bertekad untuk memastikan UMKM kita mampu bersaing di level internasional. Untuk itu, penting bagi mereka untuk berani berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan,” ujar Budi di Auditorium Kemendag.
Baca Juga: OJK Cabut Izin Usaha Investree: Langkah Tegas di Tengah Masalah Gagal Bayar
Meskipun memiliki visi yang optimis, Budi mengakui bahwa tantangan besar masih menghadang.
Ia menyoroti rasio kewirausahaan Indonesia yang saat ini tercatat hanya 3,47 persen.
Menurutnya, angka ini masih jauh dari target ideal yang diperlukan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju, yaitu antara 10 hingga 12 persen.
“Rasio kewirausahaan ini bukan hanya angka, melainkan cerminan dari potensi yang belum sepenuhnya terealisasi. Kita harus bersama-sama mendorong angka ini naik,” imbuhnya.
Di tengah persaingan global yang semakin ketat, Budi menekankan pentingnya memberikan ruang yang lebih luas bagi UMKM untuk tumbuh dan bersaing.
Ia percaya bahwa Kementerian Perdagangan memiliki peran krusial dalam mendukung UMKM mencapai potensi penuh mereka.
Baca Juga: Dilantik Menjadi Wamen PPPA, Veronica Tan Didampingi Sosok Ganteng Ini!