INSIBERNEWS - Mantan Wali Kota Bogor, Bima Arya mengungkapkan bahwa Raffi Ahmad dan Yovie Widianto tidak akan mengisi jabatan wakil menteri.
Berdasarkan informasi yang didengarnya, Raffi Ahmad dan Yovie Widianto bakal ditempatkan di posisi Utusan Staf Khusus Presiden.
Pernyataan tersebut diungkapkan Bima Arya setelah mengikuti pembekalan calon menteri pada 17 Oktober 2024 di Padepokan Garuda Yaksa, Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: Ketegangan Meningkat: Korut Blokir Jalur Kereta Api Menuju Korea Selatan
“Ya mungkin posisinya khusus ya. Saya dengar Raffi Ahmad staf utusan khusus, Yovie juga staf khusus,” kata Bima Arya.
Lantas bagaimana dengan Gus Miftah?
Gus Miftah yang merupakan tokoh agama yang dikenal publik juga dipanggil Prabowo pada 15 Oktober 2024 yang datang bersama Raffi Ahmad.
Namun saat pembekalan calon wakil menteri yang digelar 17 Oktober 2024, Gus Miftah tidak terlihat.
Bima Arya saat disinggung soal jabatan yang diemban Gus Miftah mengaku masih belum mengetahuinya.
“Enggak paham saya. Mungkin ada tugas tugas lain,” kata Bima Arya.
Baca Juga: Pertandingan Keempat Selesai, Ini Klasemen Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Menurut keterangan yang diungkapkan Gus Miftah pada 15 Oktober 2024 lalu mengungkapkan diirinya diminta untuk fokus di bidang moderasi tolerasi.
"Yang jelas bukan wakil menteri. Jadi bapak perintahkan untuk lebih banyak fokus di bidang moderasi toleransi dan semacamnya," kata Gus Miftah.***