INSIBERNEWS, Purwakarta - Pemkab Purwakarta melalui Diskominfo Kabupaten Purwakarta bersama Sekretaris Daerah Purwakarta Norman Nugraha yang didampingi Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan Agung Darwis Suriaatmadja mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah Tahun 2024 yang bertempat di Ruang Rapat Sekda, Senin (14/10/2024)
Rakor ini dipimpin langsung oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Restuardy Daud yang menyampaikan kondisi inflasi sampai bulan September untuk year to year, September 2023 ke September 2024 sebesar 1,84%. Angka ini masih dalam range target inflasi 2024 dan untuk September ini sangat baik terjaga di antara range tersebut 1,84%.
Sepanjang 2024, bulan Januari-April Indonesia mengalami inflasi dan Mei-September Indonesia mengalami deflasi.
Komoditas yang menyumbang andil inflasi paling sering pada Januari-April 2024 antara lain emas perhiasan, daging ayam ras, sigaret kretek mesin (sebanyak 4x), kemudian beras, bawang merah, bawang putih, dan ikan segar (sebanyak 3x).
Komoditas yang menyumbang andil deflasi paling sering pada Mei - September 2024 antara lain tomat dan daging ayam ras (sebanyak 5x), kemudian telur ayam ras (sebanyak 4x) dan bawang merah dan cabai merah (sebanyak 3x).
Disampaikan juga secara nasional, jumlah Kabupaten/Kota yang mengalami penurunan IPH pada M2 Oktober 2024 lebih banyak dibandingkan Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan IPH. Namun jumlah Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan IPH naik dari minggu sebelumnya.
Baca Juga: Romantis! Harris Vriza Lamar Sang Kekasih Haviza Devi Anjani di Pinggir Pantai
Turut hadir Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dispangtan, Sekretaris BKAD, Kepala Bagian Ekonomi & SDA beserta jajaran.