news

Ekonom Nilai Tunjangan Perumahan DPR Tak Menunjukkan Rasa Empati ke Masyarakat, Kenapa?

Kamis, 10 Oktober 2024 | 13:43 WIB
Tunjangan perumahan untuk DPR tuai banyak kritik (YouTube DPR RI)

INSIBERNEWS - Pemerintah berencana akan memberikan tunjangan perumahan kepada DPR periode 2024-2029.

Namun kebijakan untuk memberikan tunjangan perumahan kepada DPR ini menuai banyak kritik.

Tunjangan yang akan diberikan kepada DPR ini untuk menggantikan rumah dinas yang selama ini diberikan kepada mereka.

Baca Juga: Bukan Hanya Karena Laser, Bahrain Didenda FIFA Karena Hal Ini Juga

Saat ini Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar masih mengakali besaran anggaran tunjangan perumahan DPR.

Dilansir INsibernews dari akun Instagram @matanajwa (10/10/2024), Ekonom Center of Economic anda Law Studies (Celios), Nailul Huda menyampaikan bahwa anggaran yang diberikan sebagai tunjangan DPR dalam satu bulan cukup besar.

Bahkan angka tersebut bisa digunakan untuk makan bergizi gratis selama satu tahun untuk para siswa.

Baca Juga: Aktris Love Next Door Jung So Min Tanggapi Rumor Pacarannya dengan Jung Hae In

“Ini pasti akan menambah beban bagi APBN, meskipun kalau kita lihat itu cuma hitungan miliar,” ujar Nailul Huda.

“Tapi kalau kita lihat dengan hitungan miliar itu, saya sudah menghitung misalnya dengan Rp50 juta per bulan dengan 580 anggota DPR itu sama setara dengan memberikan makan bergizi gratis bagi 8.000 siswa per hari selama satu tahun,” lanjutnya.

Sehingga Nailul Huda beranggapan bahwa kenaikan tunjangan DPR merupakan tindakan yang kurang bijak dan dinilai tidak berempati kepada masyarakat.

Baca Juga: Disebut Pernah Menikah dengan Raline Shah, Brian Armstrong Beri Klarifikasi

“Saya rasa kurang bijak dan juga tidak menunjukkan rasa empati,” ungkap Nailul Huda.

Halaman:

Tags

Terkini