Namun Ridwan Kamil meminta kepada netizen untuk bisa membayangkan bagaimana rasanya jika berada di posisinya.
“Bolehlah bully saya sesuka hati, boleh. Programnya, kuliti, tidak setuju, boleh. Tapi jangan urusan keluarga apalagi anak saya,” ujar Ridwan Kamil.
“Tolong bayangkan jadi saya, kira-kira begitu ya,” tambahnya.
Dalam bantahan fitnah tersebut, Ridwan Kamil menyampaikan bahwa ia rela untuk mengorbankan semua pencapaian yang sudah ia miliki dan menukarkannya dengan anaknya. Namun hal tersebut mustahil terjadi.
“Saya itu, kalau mau jujur ya mau mengorbankan semua pencapaian saya buat nuker (dengan anak saya) kalau boleh, tapi kan nggak bisa,” umat Ridwan Kamil.
Baca Juga: Kasus Kanjuruhan Belum Tuntas, Eks Kapolda Jatim Kini Justru Jadi Sekjen Kemenkumham
“Amit-amit dan tidak mungkinlah saya melakukan disampaikan itu. Silahkan kritik kan demokrasi tapi jangan ke bab itulah, itu terlalu pribadi, maaf ya,” lanjutnya.***