news

Kacau! Sejumlah Kepala Daerah Miliki Modus Baru Manipulasi Data Inflasi Demi Dapatkan Bonus

Selasa, 1 Oktober 2024 | 14:42 WIB
Data inflasi daerah dimanipulasi agar kepala daerah mendapatkan bonus (Instagram @ngomonginuang)

INSIBERNEWS - Terdapat modus kecurangan yang dilakukan sejumlah kepala daerah mengenai data inflasi.

Karena sejumlah kepala daerah kedapatan melakukan manipulasi inflasi di daerahnya.

Hal tersebut dilakukan oleh kepala daerah untuk mendapatkan bonus. Karena jika suatu daerah angka inflasinya rendah maka kepala daerah akan mendapatkan bonus.

Baca Juga: Momen Pembalap MotoGP Fabio Quartararo Bagi-bagi Duit ke Bocil Usai Ambil Uang di ATM BRI Jadi Sorotan

Dilansir InsiberNews dari akun Instagram @ngomonginuang (1/10/2024), adanya modus manipulasi data inflasi agar kepala daerah mendapatkan bonus ini diungkapkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

“Modus barunya, rekan-rekan kepala daerah langsung datangi kantor BPS di Kabupaten/Kota masing-masing. ‘Tolong dong bikin angkanya (inflasi) kami bagus’,” ungkap Tito Karnavian.

Diketahui bahwa jika kepala daerah dapat mengendalikan angka inflasi di daerahnya maka akan mendapatkan bonus dari Pemda.

Baca Juga: Momen Prilly Latuconsina Bareng Lee Min Ho Disorot Kalangan Aktris Indonesia dan Netizen : Emang Boleh Senempel Itu

Bonus tersebut merupakan dana insentif yang diberikan oleh Kementerian Keuangan sebesar Rp6-10 miliar. Dana tersebut diberikan 3 bulan sekali kepada pemerintah daerah.

Di sisi lain, jika seorang kepala daerah gagal menjaga angka inflasi selama 3 kali berturut-turut maka akan mendapatkan sanksi.

Sanksi yang akan didapatkan oleh kepala daerah yang gagal menjaga angka inflasi adalah dicopot dari jabatannya.

Baca Juga: Harga BBM Non-Subsidi PT Pertamina Alami Penurunan Signifikan Per 1 Oktober 2024

Oleh karena itu banyak kepala daerah yang ketar-ketik dan tidak mau jabatannya dicopot karena inflasi.

Halaman:

Tags

Terkini