Pada tahap ini, pelaku berusaha mengisolasi anak dari orang-orang terdekatnya, sehingga anak semakin bergantung pada pelaku.
Grooming bisa terjadi secara langsung, tetapi dengan kemajuan teknologi, banyak pelaku melakukan grooming melalui internet dan media sosial, menjadikannya lebih sulit dilacak.
Child grooming sangat berbahaya karena dapat berdampak jangka panjang pada perkembangan emosional, psikologis, dan fisik anak.
Anak yang menjadi korban grooming bisa merasa bersalah, malu, atau takut mengungkapkan apa yang terjadi.
Selain itu, eksploitasi yang dilakukan bisa berupa pelecehan seksual, perdagangan anak, atau bahkan manipulasi untuk melakukan tindakan ilegal.***