INSIBERNEWS - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan penambahan anggaran sebesar Rp8 triliun untuk program Quick Win dalam APBN 2025 di bawah pemerintahan Prabowo Subianto.
Dengan penambahan ini, total alokasi pagu anggaran meningkat dari Rp113 triliun menjadi Rp121 triliun.
Baca Juga: Salim Nauderer Akui Adanya Perselingkuhan, Azizah Salsha Bersyukur Miliki Suami Pratama Arhan
Wahyu Utomo, Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara di Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu, menjelaskan bahwa tambahan anggaran tersebut akan digunakan khusus untuk penuntasan Tuberkulosis (TBC) dan akan dialokasikan kepada Kementerian Kesehatan.
Rencana ini dihasilkan dari pembahasan dalam Rapat Panja B sebelum pengesahan UU APBN 2025 yang berlangsung pekan lalu.
Baca Juga: Bank Mestika Dharma (BBMD) Siapkan Penjualan 63,02 Juta Saham Hasil Buyback
Wahyu menambahkan bahwa keputusan ini merupakan respons terhadap aspirasi yang muncul dalam diskusi di Panja B.
Dia juga menekankan bahwa meskipun ada tambahan anggaran, rincian mengenai sumber dana yang akan digunakan masih belum diungkapkan.
Baca Juga: Merasa Khawatir Secara Mendadak? Ini Doa yang Bisa Kamu Terapkan untuk Tenangkan Hati
Namun, dia memastikan bahwa dana untuk program Quick Win akan diambil dari anggaran belanja Kementerian/Lembaga (K/L) lainnya.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat mempercepat penanganan TBC, yang merupakan salah satu isu kesehatan penting di Indonesia, serta meningkatkan efektivitas program-program lainnya dalam APBN 2025.