INSIBERNEWS - Pemerintah Australia berencana untuk melarang anak-anak di bawah usia 14 tahun untuk mengakses sosial media.
Anthony Albanese yang merupakan Perdana Menteri Australia menyatakan tengah mengkaji metode verifikasi umur yang efektif untuk mencegah anak-anak mengakses sosial media.
Meski belum resmi diumumkan, Anthony Albanese mengungkapkan jika minimal usia pengguna media sosial di Australia yakni berada di antara usia 14-16 tahun.
Baca Juga: Hidup di Masa Pensiun Warga Indonesia Dinilai Sulit, Ini Alasannya!
Belum lama ini pemerintah Australia telah meluncurkan tender untuk program percobaan verifikasi usia di sosial media, walaupun belum diketahui metode-metode apa saja yang tengah dipertimbangkan.
Sementara itu, mayoritas dari pendukung hal ini mengusulkan untuk memakai metode verifikasi usia yang telah digunakan oleh Inggris.
Beberapa metode tersebut antara lain adalah:
- Meminta pengguna aplikasi untuk mengunggah swafoto dan dicocokkan dengan KTP
- Pemeriksaan via kartu kredit
Baca Juga: FOMO: Jebakan Zaman Digital yang Bikin Kamu Gak Tenang
Namun, metode-metode yang digunakan Inggris ini hanya diberlakukan untuk situs dewasa, bukan sosial media.
Adapun, Wacana tersebut menuai pro dan kontra, salah satunya keresahan terkait masalah privasi.
Sebab, tak sedikit kasus kebocoran data warga Australia yang berawal dari proses verifikasi data diri di aplikasi dan platform daring lainnya.