Baca Juga: Rekomendasi Merk Ban Motor Terbaik: Rider Wajib Tahu Merk Ban Favorit!
Bagaimana Cara Kerja Quishing?
Proses Quishing dimulai dengan penciptaan kode QR palsu.
Penipu akan merancang kode QR yang menarik perhatian korban, misalnya dengan menawarkan diskon besar atau hadiah menggiurkan.
Kode ini bisa ditempatkan di berbagai lokasi, seperti iklan di tempat umum, kemasan produk, atau disebar melalui email dan media sosial.
Baca Juga: 7 Aksesoris Motor yang Bikin Riding Makin Keren dan Nyaman! Wajib Rider Miliki!
Setelah korban memindai kode QR, mereka akan diarahkan ke situs web spoofing, yaitu situs web palsu yang dibuat untuk meniru situs asli.
Situs tersebut dirancang semirip mungkin dengan aslinya, sehingga korban tidak menyadari bahwa mereka sedang memberikan informasi sensitif ke penipu.
Dalam beberapa kasus, penipu juga menggunakan situs tersebut untuk menginstal malware di perangkat korban.
Ciri-Ciri Penipuan Quishing
Mengetahui tanda-tanda penipuan Quishing dapat membantu kamu menghindarinya:
- Penipuan Quishing sering kali menawarkan promo atau hadiah yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.
- Penipu menciptakan rasa urgensi untuk segera Scan dengan mengklaim bahwa promo hanya tersedia untuk waktu terbatas.
- Setelah memindai kode QR, periksa apakah situs web memiliki sertifikat keamanan SSL (ikon gembok di samping URL). Jika tidak, kamu sebaiknya tidak memberikan informasi pribadi.
- Typo pada Alamat Web. Situs palsu sering kali memiliki kesalahan kecil yang bisa menjadi tanda bahaya.
Baca Juga: Aksesoris Mobil yang Wajib Kamu Miliki untuk Kenyamanan dan Keamanan Berkendara
Tips untuk Menghindari Quishing
- Jangan Tergiur oleh Promo Besar: Jika sesuatu terlihat terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, mungkin itu adalah penipuan. Berhati-hatilah terhadap kode QR yang menjanjikan keuntungan besar.
- Periksa Sertifikat SSL: Pastikan situs tersebut memiliki sertifikat keamanan SSL.
- Gunakan Jaringan Internet Pribadi: Hindari memindai kode QR menggunakan jaringan Wi-Fi publik yang tidak aman.
- Update Aplikasi Keuangan: Selalu pastikan aplikasi keuangan kamu berada dalam versi terbaru untuk menghindari kerentanan terhadap serangan siber.
Baca Juga: Naas! Pria di Tangerang Tewas Akibat Berusaha Lawan Curanmor yang Hendak Curi Motornya