Meski kebijakan ini mendapat dukungan luas, beberapa pengamat menganggap bahwa subsidi tunai saja mungkin tidak cukup.
Baca Juga: KPK Persilahkan Kaesang Pangarep dan Bobby Nasution untuk Klarifikasi Dugaan Gatifikasi
Karena selain ada masalah mendasar rendahnya angka kelahiran ada pula tekanan pekerjaan dan biaya hidup yang tinggi.
Namun, langkah ini merupakan upaya signifikan dari Korea Selatan untuk memerangi krisis populasi dan melindungi masa depan demografis negara.***