INSIBERNEWS - Mahfud MD menyatakan bahwa tindakan Kaesang Pangarep bersama sang istri Erina Gudono yang bermewah-mewahan sudah seharusnya diselidiki.
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu mengatakan, hal ini bisa saja termasuk dalam kategori gratifikasi.
"Terkait ribut-ribut perilaku hedon dan flexing Kaesang & Erina adalah betul pernyataan Pak Alex Marwata (KPK) dan pimpinan Pukat (Pusat Kajian Antikorupsi) UGM bahwa perilaku hedon dan fkexing Kaesang itu hrs diselidiki dlm konteks gratifikasi," tulis Mahfud MD di akun media sosial X, seperti dikutip Insibernews, Kamis (5/9/2024).
Baca Juga: Satu Suara dengan Kemenag, PBNU Setuju Azan Magrib Tak Tayang di TV saat Misa Akbar Paus Fransiskus
Mahfud MD juga mengutip pesan dari KPK dan Pukat UGM, apabila hal ini dibiarkan akan menjadi strategi lain untuk penyaluran gratifikasi.
"KPK dan Pukat UGM mengatakan, jika kasus spt Kaesang dibiarkan hanya dgn alasan dia bukan pejabat maka nanti bisa banyak pejabat yang menyalurkan gratifikasi lewat anak dan keluarganya," lanjutnya.
Sebelumnya, diketahui putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep bersama sang istri Erina Gudono diduga menumpangi jet pribadi saat perjalanan ke Amerika Serikat.
Sementara, saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut Kaesang memilih bungkam.
Baca Juga: Kim Jong Un Disebut Akan Eksekusi 30 Pejabat Korea Utara Buntut Gagal Tangani Banjir dan Longsor
Ia hanya menyapa awak media yang telah lama menunggunya muncul di tengah polemik isu penggunaan jet pribadi.
"Halo semua, selamat malam," kata Kaesang.
Kaesang hadir pada Rabu (4/9/2024) malam di Kantor DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk mengikuti rapat.
Anggota Dewan Pembina DPP PSI Ratu Isyana Bagoes Oka membantah rapat tersebut membahas soal isu jet pribadi.
"Rapat koordinasi, rapat rutin kok. Rapat rutin tentang PSI," kata Isyana. ***