news

Alih-alih Ditangkap sesuai Surat Perintah ICC, Putin Malah Disambut dengan Karpet Merah di Mongolia

Rabu, 4 September 2024 | 20:40 WIB
Vladimir Putin disambut karpet merah di Mongolia

INSIBERNEWS - Presiden Rusia Vladimir Putin disambut oleh pasukan kehormatan dan karpet merah saat berkunjung ke Mongolia pada Selasa (3/9/2024).

Ini adalah kunjungan pertama Putin ke negara anggota Mahkamah Pidana Internasional (ICC) sejak surat perintah penangkapannya dikeluarkan tahun lalu.

Dia bertemu dengan Presiden Mongolia Ukhnaagiin Khurelsukh di Ulaanbaatar di tengah desakan ICC, Ukraina, dan Uni Eropa yang meminta Mongolia untuk menangkap pemimpin Rusia tersebut.

Baca Juga: Pesan Paus Fransiskus yang Ditulis di Buku Kehormatan, Harap Indonesia Terus Bersatu dalam Perbedaan

"Vladimir Putin tiba di Mongolia dalam rangka kunjungan resmi atas undangan Presiden Mongolia Ukhnaagiin Khurelsukh, untuk menghadiri perayaan ulang tahun ke-85 kemenangan bersama angkatan bersenjata Soviet dan Mongolia atas militeris Jepang di Sungai Khalkhin Gol," kata Kremlin dalam sebuah pernyataan resmi yang dirilis.

Putin diperintahkan ditangkap oleh ICC yang berkantor pusat di Den Haag atas dugaan deportasi ilegal anak-anak Ukraina sejak pasukannya menyerbu negara itu pada tahun 2022.

Meskipun Mongolia merupakan pihak yang menandatangani keputusan ICC, Khurelsukh tidak melakukannya terhadap Putin.

Baca Juga: Jokowi Sebut Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia Punya Arti Mendalam soal Toleransi dan Perbedaan

Bahkan karena meriahnya sambutan yang diberikan Khurelsukh, Putin menyebut Monggolia dan Rusia memiliki posisi yang dekat dalam banyak isu internasional terkini.

Alasan Monggolia tak melakukan penangkapan terhadap putin karena negara itu bergantung pasokan energi dari Rusia.

Buntut tak melakukan penangkapan terharap Putin, Monggolia disebut akan mendapatkan hukuman dari ICC.

Monggolia berpeluang akan dituntut oleh Pengadilan Kriminal Internasional karena melanggar tugasnya untuk bekerja sama.***

Tags

Terkini